Kemarau Panjang, Polres Blora Dropping 15 Tangki Air Bersih

Daerah  SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 11:35:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Kemarau Panjang, Polres Blora Dropping 15 Tangki Air Bersih
RMOLJateng.  Krisis air bersih terus dirasakan warga di Kabupaten Blora, seiring dengan panjangnya musim kemarau tahun ini. Untuk meringankan beban warga, Satlantas Polres Blora menggelontorkan 15 truk tangki air bersih ke Desa Jepangrejo yang menjadi langganan krisis air bersih.

Bantuan air bersih di berikan langsung oleh Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang didampingi Kasatlantas Polres Blora, AKP Edy Sutrisno, Selasa (17/9). 15 tangki air bersih ukuran 5000 liter digelontorkan di 11 titik.
Kapolres mengatakan, Bantuan air bersih ini sebagai bentuk kepedulian Polres Blora kepada warga yang saat ini kesulitan air bersih.
"Bakti sosial kali ini kita salurkan 15 tangki air bersih di Desa Jepangrejo, yang memang hasil pemetaan kami selalu kesulitan air bersih ketika musim kemarau,"  kata Kapolres.
Bantuan air bersih ini disambut antusias warga. Mereka rela mengantri untuk mendapat giliran. Suparlan, Kepala Desa (Kades) Jepangrejo mengaku, kekeringan hampir tiap tahun dirasakan warga desanya. Iapun membuka pintu.lebar-lebar jika ada pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan air bersih kepada warga desanya.

"Saya ucapkan terima kasih atas bantuan dari Polres Blora. Memang desa kami tiap musim.kemarau selalu mengalami kekeringan, sehingga warga sangat membutuhkan bantuan air. Saya persilahkan kalau ada pihak-pihak lain yang ingin memberikan bantuan," ujarnya.
Salah satu warga desa Adi mengaku, krisis air bersih sudah dialami warga sejak 6 bulan lalu. Untuk mendapatkan air bersih warga harus mencarinya ke sumur yang ada di tengah sawah.
"Kalau kekurangan air sudah sejak 6 bulan lalu mas, warga untuk kebutuhan sehari-hari ambil di sumur di tengah sawah. Jaraknya 2 kilo dari desa," kata Adi.
Adapun mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Ia berharap agar bantuan air bersih bisa rutin diberikan agar beban warga tidak terlalu berat.

"Ya senang sekali. Bisa membantu meringankan beban warga. Jadi warga tidak antri lagi ambil air, bisa bekerja cari rumput untuk ternak," jelasnya.[jie]

Komentar Pembaca
Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Menolak RUUPKS Di Semarang

Menolak RUUPKS Di Semarang

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 11:52:00