Tak Temui Kesepakatan, PT Sango Dan Warga Depok Timur Siap Tempuh Jalur Hukum

Nusantara  MINGGU, 15 SEPTEMBER 2019 , 21:42:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Tak Temui Kesepakatan, PT Sango Dan Warga Depok Timur Siap Tempuh Jalur Hukum
RMOLJateng. Proses mediasi antara warga Depok Timur, Semarang dengan PT. Sango Ceramics Indonesia (SCI) yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja berujung buntu.

Kedua belah pihak menyatakan siap menempuh jalur hukum untuk membuat terang persoalan lahan di kawasan Depok Timur, Kelurahan Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Fajar Purwanto, mengatakan pihaknya memang memfasilitasi upaya mediasi tersebut.

Namun, lanjutnya, kedua belah pihak sudah memutuskan untuk menempuh jalur hukum.

"Kami menghargai keputusan kedua belah pihak. Namun, katanya nanti Lurah Kembangsari akan mengupayakan supaya ada mediasi lagi," kata dia, Minggu (15/9) malam.

Fajar menambahkan, pihak PT SCI sebelumnya sudah menawarkan tali asih kepada warga. Katanya, besaran tali asih tersebut beragam mulai dari Rp. 7,5 juta hingga Rp.12 juta per Kepala Keluarga.

"Tadi pas mediasi sudah disampaikan. Namun memang keputusannya demikian, harus kita hormati," tambahnya.

Fajar menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan tindakan represif terhadap warga. Dia menyatakan akan menunggu hasil keputusan dari Pengadilan.

"Kami akan bertindak sesuai dengan keputusan pengadilan nanti. Apapun keputusan pengadilan akan kami laksanakan," tegasnya.

Sementara itu, Lurah Kembangsari, Eniarti, mengatakan ingin kembali menggelar mediasi. Dia berharap kedua belah pihak bisa menemukan kesepakatan yang baik.

Selain itu, Eniarti, mengimbau kepada warga agar tidak ada tindakan yang negatif dan memperkeruh keadaan. Menurutnya, semua persoalan dapat diselesaikan secara baik-baik dan patuh hukum.

"Kami akan upayakan lagi mediasi. Kami juga menghimbau warga agar bisa saling menjaga supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya.

Polemik sengketa lahan dengan luas sekira 2000 meter persegi tersebut bermula pada kisaran tahun 2016. Warga mendapat informasi jika lahan itu milik Raden Mas Basoeki yang diklaim sebagai direktur PT. Sango. Di atas lahan itu terdapat 42 Kepala Keluarga yang menempati 27 rumah. [jie]

Komentar Pembaca
Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Menolak RUUPKS Di Semarang

Menolak RUUPKS Di Semarang

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 11:52:00