OJK Tunjuk 3.350 SMP Di Jateng Jadi Pilot Project Gerakan Menabung Nasional

Daerah  JUM'AT, 13 SEPTEMBER 2019 , 22:08:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

OJK Tunjuk 3.350 SMP Di Jateng Jadi Pilot Project Gerakan Menabung Nasional
RMOLJateng.  Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (OJK RI) menetapkan Jawa Tengah sebagai pilot project Gerakan Indonesia Menabung.

Gerakan itu bakal menyasar seluruh pelajar SMP dan menggandeng beberapa bank.

Wimboh Santoso, Ketua OJK RI mengatakan pertumbuhan ekonomi saat ini bergantung pada inovasi yang dilakukan.

Gerakan Menabung Nasional ini oleh OJK dijadikan sebagai jurus untuk membantu pertumbuhan ekonomi nasional.

"Nah akhirnya kami putuskan Jawa Tengah sebagai pilot project Gerakan Menabung Nasional. Karena Jawa Tengah ini potensinya paling besar di tanah air. Pertumbuhan ekonominya, SDM nya, pertanian, kelautan dan lainnya," kata Wimboh di kantor Gubernur Jateng, Jumat (13/9).

Wimboh bersama jajaran komisioner OJK dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meneken kerja sama menerapkan Gerakan Menabung di 3.350 SMP yang ada di Jawa Tengah.

"Wujudnya ini tabungan digital, mereka tidak pegang buku tabungan. Prakteknya, di sekolah itu bendahara kelas kita dikasih mesin. Setiap hari Senin kita jadikan hari menabung. Mesinnya dikasih oleh bank, setiap Senin sore bank mengambil ke sekolah," katanya.

Setiap tahun ajar baru, lanjut Wimboh pendaftar harus memiliki buku tabungan tanpa biaya administrasi.

"Ini bertahap, siswa SMP menabung uang, SMA uang tabungannya tambah mahasiwa kita ajak buka startup," katanya.

Menurut Ganjar Pranowo, Gerakan Menabung Nasional tersebut memiliki dua target yakni pertumbuhan makro ekonomi dan edukasi ekonomi.

Untuk pertumbuhan ekonomi menurut Ganjar merupakan efek yang paling terasa dari gerakan ini, terlebih Jawa Tengah jumlah siswa SMP mencapai 1,2 juta.

"Evaluasi yang kita lakukan adalah sejauh mana kita bisa menyiapkan edukasi ekonomi. Ini butuh waktu panjang bukan sekadar perbankan yang jalan tapi seluruh masyarakat," katanya.

Gerakan tersebut, kata Ganjar, memang dimulai dari anak tapi tidak akan menutup kemungkinan akan mengedukasi orangtuanya.

Karena gerakan ini juga mau atau tidak harus memberi pemahaman pada orangtua agar ikut mengatur uang saku anaknya.

"Saya jadi kepikiran ini kalau SD dan TK jauh lebih menarik, karena yang menabung pasti orangtuanya," katanya. [jie]





Komentar Pembaca
Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 14:25:41

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati Semarang
Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:36:34

Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Menolak RUUPKS Di Semarang

Menolak RUUPKS Di Semarang

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 11:52:00