Menilai Eksploitasi Anak Dalam Audisi PB Djarum, Wali Kota Solo : Langkah Mundur KPAI

Olahraga  SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 , 15:08:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Menilai Eksploitasi Anak Dalam Audisi PB Djarum, Wali Kota Solo : Langkah Mundur KPAI
RMOLJateng. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo sebut upaya yang diambil Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menghentikan audisi beasiswa badminton Djarum dengan alasan dinilai mengeksploitasi anak justru merupakan suatu langkah mundur terkait regenerasi untuk mencari bibit pemula dalam dunia olahraga.

"Wong sudah terbukti lo, audisi yang digelar PB Djarum ampuh melahirkan atlet yang berprestasi baik nasional maupun internasional," jelas Rudy, Selasa (10/9) siang.

Seharusnya KPAI tidak asal menyebut event yang digelar PB Djarum untuk mencari bibit unggul di dunia bulutangkis langsung dikaitkan dengan eksploitasi anak. Imbasnya justru berakibat mundurnya atau justru matinya perkembangan olahraga di tanah air.

Tugas KPAI, lanjut Rudy bukan hanya masalah eksploitasi anak, tapi harusnya lebih memikirkan masa depan anak. Dan harus disadari pembinaan untuk menjadi atlit hingga bisa berprestasi juga bukan perkara  yang mudah.

Terbukti banyak atlit kelas dunia (dari Indonesia) terlahir dari ajang kompetisi beasiswa PB Djarum. Ini (dunia) olah raga harusnya bukan ranah KPAI. Kalau ngajari anak nglinting rokok, itu baru eksploitasi. Wong ini audisi bulutangkis kok," tegas Rudy.

Sementara itu Rudi juga berharap agar keputusan PB Djarum yang berencana untuk menghentikan ajang pencarian bakat bagi anak usia dini  melalui audisi umum agar tidak dihentikan.

"Jika (pembinaan atlet) hanya tergantung pada pemerintah jelas tidak mampu.  Padahal untuk mencetak atlet olahraga berprestasi pastinya dana yang dibutuhkan sangat besar dan pemerintah tidak bisa sendiri," tegas Rudy. [jie]







Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00