Soal Papua, Dahnil Sebut Komentar Presiden Tidak Bijak

Nusantara  KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 12:15:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Soal Papua, Dahnil Sebut Komentar Presiden Tidak Bijak
RMOLJateng. Dahnil Anzar Simanjuntak menilai komentar Presiden RI Joko Widodo tidak tepat, kurang bijaksana tidak menunjukkan sikap kenegarawanan.

"Jangan hanya kata maaf, itu bukan ucapan seorang presiden. Presiden harus memberi solusi agar tidak makin memanas," kata Dahnil pada media usai acara Masta UMS, Kamis (22/8).

Menurut mantan ketua umum Pemuda Muhammadiyah ini menyelesaikan masalah di Papua harus diawali dengan mengumpulkan semua tokoh bangsa yang berpengaruh, tokoh papua, tokoh ormas, termasuk bapak Prabowo, untuk mencari solusi mendinginkan suasana.

"Harus segera mencari solusi agar tidak berlanjut. Bangun dialog selesaikan masalah dengan tuntas jangan ditutupi, pembatasan sosmed bukan solusi, harus ada penegakan hukum yang pasti. Kalau ada pelanggaran kasus ini harus segera ditindak," tandasnya.

Dahnil juga menilai ini momentum baik untuk saling berdialog, stop rasialisme, penegakkan hukum, untuk menegakkan nasionalisme.

"Kemarin politisi Gerindra sudah dikumpulkan pak Prabowo agar ikut mendinginkan suasana. Beliau juga menyarankan pemerintah tegas melawan rasialisme," imbuhnya.

Dahnil juga menyayangkan politisi saat ini banyak yang tidak memahami masalah namun lebih mementingkan pencitraan.

"Banyak politisi yang lebih percaya medsos, miskin gagasan jadi harus berhati hati dalam berkomentar," tandasnya. [jie]





Komentar Pembaca
Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 14:25:41

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati Semarang
Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:36:34

Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Menolak RUUPKS Di Semarang

Menolak RUUPKS Di Semarang

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 11:52:00