Penghina Mbah Moen Minta Maaf

Nusantara  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 , 21:30:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Penghina Mbah Moen Minta Maaf
RMOLJateng. Fulvian Daffa Umarela Wafi (20) pelaku yang menghina KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen melalui media sosial (Medsos) Facebook, Selasa sore (13/8) mendatangi kediaman KH Maimoen Zubair di Desa Karangmangu Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Jawa tengah.

Kedatangan remaja asal Dusun Krajan Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang, Jawa timur ini untuk bertabayun dan meminta maaf secara langsung kepada keluarga KH Maimoen Zubair.

Daffa tiba di kediaman Mbah Moen didampingi sejumlah pengurus Nahdlatul Ulama Kota malang.

Di hadapan salah satu putra Mbah Moen, KH Idror Maimoen, terus menundukkan kepala dan terus meminta maaf kepada putra Mbah Moen.

"Saya Fulvian Daffa Umarela Wafi atau biasa dipanggil Daffa meminta maaf karena telah melukai umat Islam warga Nahdlatul Ulama khususnya keluarga KH Maimoen Zubair, atas kata-kata saya di Medsos," ucap Daffa.

Daffa mengaku, ucapannya di Medsos ia lakukan karena merasa kalut. Iapun mengaku tidak pernah membenci KH Maimoen Zubair seperti apa yang ia tulis di Medsos.

"Saya akui saat itu sedang kalut. Kalau benci Mbah Moen, saya tidak benci, Mbah Moen juga tidak pernah membenci keluarga saya. Ya karena waktu itu sedang kalut,"  akunya.

Pernyataan maaf Daffa ini juga dilengkapi dengan pernyataan tertulis di sebuah kertas yang dilengkapi dengan materai.

"Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya lagi," janjinya.

Putra Mbah Moen, KH Idror Maimoen berharap Daffa bisa benar-benar tobat dan tidak mengulangi perbuatannya.

Menurutnya, jika seseorang menghina KH Maimoen Zubair sama saja orang tersebut menghina umat Islam.

"Kalau keluarga sudah memaafkan, semoga dia bisa benar-benar tobat. Tidak mengulangi perbuatannya lagi. Karena jika orang menghina wali Allah, maka dia akan berhadapan dengan umatnya dan saya bersama orang-orang NU akan berada dibaris depan membelanya,"  ungkap Gus Idror.

Usai melakukan Tabayun Daffa kemudian berpamitan untuk kembali ke kota Malang Jawa Timur.

Sebelumnya akun Facebook bernama Ahmad Husein dilaporkan ke aparat kepolisian karena postinganya menghina KH Maimoen Zubair.

Dalam postingannya, pemilik akun tersebut menulis bersuka cita atas wafatnya Mbah Moen dan menyudutkan NU secara kelembagaan. Pemilik akun itu juga menyatakan dirinya sebagai orang Muhammadiyah. [jie]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Pembagian Ayam Gratis

Pembagian Ayam Gratis

RABU, 26 JUNI 2019 , 11:21:00

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

RABU, 10 JULI 2019 , 13:25:00

Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019

RABU, 03 JULI 2019 , 20:26:00