Menhan Ajak Waspadai Paham Radikalisme Di Lingkungan Kampus

Pendidikan  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 , 13:17:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Menhan Ajak Waspadai Paham Radikalisme Di Lingkungan Kampus
RMOLJateng. Menteri  Pertahanan  Ryamizard Ryacudu mengisi kuliah umum di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Selasa (13/8) di halaman depan Gedung Rektorat dr. Prakosa UNS Solo.

Dihadapan ribuan mahasiswa baru UNS Menhan memberikan materi Bela Negara Sebagai Penangkal Radikalisme Di Kampus”. Tema tersebut sengaja diambil karena belakangan ini timbul kekhawatiran paham radikal berkembang di lingkungan perguruan tinggi.

Kepada 8.639 mahasiswa baru UNS, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada meminta semuanya agar mewaspadai munculnya benih-benih radikalisme di lingkungan pendidikan (kampus).

"Ini perlu dilakukan (kuliah umum) untuk  meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme bagi mahasiswa baru UNS," papar Ryamizard Ryacudu, Selasa (13/8).

Harus disadari radikalisme dan terorisme sangat berbahaya. Paham tersebut bahkan bisa menghancurkan suatu negara. Para mahasiswa khususnya harus menyadari fungsinya sebagai penerus bangsa untuk terus menjalankan cita-cita proklamasi untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

"Perlu dibekali agar mereka  tidak terpengaruh yang akan merubah Pancasila salah satunya khilafah," jelasnya di hadapan ribuan mahasiswa baru UNS, Rabu (13/8).

Menurut Menhan, cinta tanah air itu harus ditekankan pada para mahasiswa. Karena, mereka inilah dua puluh tahun lagi yang akan mengatur negara ini. Pancasila harus  diajarkan sejak dini,  agar bisa menjad tameng untuk mencegah agar tidak terpapar paham radikalisme.

"Jika  Pancasila tidak ada rusak sudah negara ini seperti di Timur Tengah. Tidak ada lagi NKRI, padahal NKRI  harga mati. Para pendiri bangsa sudah memikirkan sejak awal untuk bangsa ini. Mau bicara syariah, mau bicara Tauhid, semua ada di Pancasila," tandasnya.

Ancamam terhadap ketahanan nasional, seperti terorisme, lanjut Ryamizard, bukan hanya tanggung jawab TNI/Polri saja. Namun menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia, tidak terkecuali bagi generasi muda.

Contohnya saja terorisme. Tidak bisa dihadapi dengan senjata," pungkasnya. [jie]

Komentar Pembaca
Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49

Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Menolak RUUPKS Di Semarang

Menolak RUUPKS Di Semarang

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 11:52:00