Polisi Temukan ‘Warung Narkoba’ Saat Menggrebek Kamar Kos

Hukrim  SENIN, 22 JULI 2019 , 18:18:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Polisi Temukan ‘Warung Narkoba’ Saat Menggrebek Kamar Kos
RMOLJateng. Satuan Resese Narkoba (Satres Narkoba) Polrestabes Semarang berhasil menangkap dan membekuk dua pengedar sabu, tembakau gorila, dua pohon ganja dan obat berbahaya lainya.

Salah satu pelaku saat ditangkap di kamar indekosnya kawasan  Temvalang mirip ‘Warung Narkoba’.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang, AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, pengungkapan "warung narkoba" ini berawal penangkapan Yanuar Wisnu Adi Nugroho (26) warga Jalan Kelud Selatan, Perompon, Gajahmungkur, Jum'at (19/7) pukul 11.00.

Dalam penggerebekan yang dipimpin oleh Kanit 1 AKP Eni Suparti didapatkan barang bukti berupa 30 gram sabu dan empat butir ekstasi.

"Dari penangkapan Wisnu kita kembangkan dan kurang dari satu jam kita dapat menangkap pelaku lain yang indekos di kawasan Tembalang," ungkap AKBP Bambang Yoga Pamungkas kepada RMOLJateng, Senin (22/7).

Tersangka kedua yang ditangkap bernama Angger Danu Pratama yang ditangkap di Potrosari, Srondol, Banyumanik. Dalam penangkapan ini polisi dibuat tercengang lantaran di dalam kamar kosnya mirip "warung" berisi berbagai macam jenis narkoba.

"Kita temukan dalam kamar diantaranya paket sabu, puluhan linting tembakau gorila, hexymer siap pakai. Dan yang mengagetkan adalah penemuan dua pohon ganja berumur satu bulan yang ditanam di pot bunga," imbuhnya.

Sementara itu dihadapan polisi, tersangka Angger membeli biji ganja kering melalui media sosial LINE lewat sebuah jasa pengiriman paket.

"Saya pesan lewat LINE dan saya pasarkan lewat WA. Nanti kalau ada barang baru saya broadcast ke pelanggan," ungkap Angger

Angger menyebut bahwa Wisnu merupakan sahabatnya dan saling berkalaborasi untuk memasarkan barang baik sabu maupun tembakau gorila, ekstasi, ganja dan obat daftar G. Untuk tembakau gorila oleh mereka berdua dijual seharga Rp45 ribu.

Untuk sabu dapat keuntungan Rp500 ribu dan bisa mengkonsumi.
Saya edarkan di kalangan mahasiswa,” ungkapnya.

Polisi menjeratnya dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup. [hen]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Pembagian Ayam Gratis

Pembagian Ayam Gratis

RABU, 26 JUNI 2019 , 11:21:00

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

RABU, 10 JULI 2019 , 13:25:00

Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019

RABU, 03 JULI 2019 , 20:26:00