Dirut RS Dr OEN Kandang Sapi Solo : RS Kami Sudah Ikuti Aturan 'Fungsi Sosial'

Kesehatan  SABTU, 20 JULI 2019 , 18:15:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Dirut RS Dr OEN Kandang Sapi Solo : RS Kami Sudah Ikuti  Aturan 'Fungsi Sosial'
RMOLJateng. Makin menjamurnya Rumah Sakit baru di kota Solo, RS  Dr Oen Kandang Sapi Solo semakin berbenah diri.

Persaingan rumah sakit di Solo semakin ketat. Terlebih lagi pemerintah kota Solo juga menambah pembangunan RSUD di beberapa wilayah di kota Solo. Belum lagi rumah sakit swasta lain yang juga sudah terkenal sebelumnya.

Saat ini  Pemkot Solo sudah memiliki RSUD Ngipang dan RSUD Semanggi yang rencananya mulai beroperasi bukan Agustus mendatang.

Selain itu Pemkot juga akan membangun rumah sakit baru lagi RSUD Jebres di bekas lahan kuburan Cina, Bong Mono, Jebres.

Hal tersebut disampaikan direktur utama RS Dr Oen Kandang Sapi Solo, dr. William Tanoyo dalam  acara pergantian nama Rumah Sakit, Sabtu (20/7).

Dengan menjamurnya rumah sakit daerah maupun rumah sakit swasta baru, pihaknya pastikan pelayanan tetap maksimal.

William menyebut, pihak RS tidak membatasi jumlah pasien BPJS yang akan berobat ke rumah sakit, asalkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (berjenjang). Meski begitu jika pasien dalam kondisi emergency rumah sakit bisa langsung menerimanya. 

"Terkait pasien pengguna BPJS kami  memastikan semua pasien akan mendapatkan pelayanan yang sama. Semua bisa menggunakan kamar yang ada sesuai dengan hak dari pasien," jelasnya kepada awak media usia peluncuran nama baru RS dr Oen Kandang Sapi Solo, Sabtu (20/7).

Ditambahkan William, pihak Rumah Sakit sendiri sudah terkena aturan 'fungsi sosial'. Dimana 20 persen pelayanan kesehatan adalah kelas 3. Dan saat ini RS juga didukung 279 dokter untuk mendukung pelayanan kesehatan.

Bahkan di tahun 2019 ini ini, ungkapnya   semua penduduk Indonesia sudah harus menjadi peserta BPJS atau KIS. Dan pihak rumah sakit mengikuti prosedur yang berlaku.

"Ada aturan dari Kemenkes terkait hal tersebut. Dan kami patuhi itu," lanjutnya. 

Sementara itu pihaknya juga sampaikan meski ada berita klaim BPJS khususnya di luar Jawa sedikit menemui kendala, namun William mengaku khusus di kota Solo kondisinya masih aman.

Meski begitu dirinya juga tidak menampik apabila klaim BPJS sedikit tersendat, namun masih bisa diantisipasi oleh pihak Rumah Sakit.

"Kalau agak telat itu biasa, namun perlu dicatat jika  di luar Jawa mungkin kurang pas, dalam pengeklaiman BPJS, namun kalau secara umum di Solo rata-rata cukup bagus," tandasnya. [jie]



Komentar Pembaca
Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49

Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Menolak RUUPKS Di Semarang

Menolak RUUPKS Di Semarang

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 11:52:00