Kota Semarang Optimis Telorkan New Exportir Handal

Ekonomi  KAMIS, 18 JULI 2019 , 11:03:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Kota Semarang Optimis Telorkan <i>New Exportir</i>  Handal
RMOLJateng. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang optimis akan menelorkan eksportir baru (new exportir) di Kota Semarang. Untuk itu Kadin menggandeng Indonesia EximBank dan Bank Indonesia untuk memberikan pelatihan khusus para calon-calon eksportir.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara dalam pelatihan khusus hari pertama yang berlabel Pelatihan Kelas Khusus Go Live Digital Handholding Program” yang digelar di Hotel Whiz, Kamis (18/7/2019).

"Pelatihan ini untuk membuktikan kalau Kota Semarang mampu menjadi pelaku ekspor mandiri. Makanya kita menggandeng intansi terkait seperti Indonesia Eximbank ini untuk memberikan bekal kepada para pelaku UMKM Kota Semarang untuk menjadi ekportir handal melalui teknologi digital,” ujar Arnas.

Dalam pelatihan itu lanjut Arnaz yang juga Ketua KONI Kota Semarang ini mengatakan, para pelaku UMKM akan diajari bagaimana memulai pemasaran produknya melalui digital, diajari bagaimana mengisi content dalam E-Commerce dan lain-lain.

"Para peserta pelatihan khusus ini akan dibekali ilmu yang luar biasa, mulai dari syarat untuk masuk ke E-Commerce, mengisi konten dalam E-Commerce itu dan lain-lain, sehingga para pelaku UMKM bisa secara mandiri bisa melakukan ekspor hasil produk UMKM nya ke negara lain,” tambah Arnaz.

Sementara itu Suswahyuni, Senior Coaching Program New Exportir (CPNE) mengatakan pelatihan ini merupakan tindak lanjut pada pelatihan sebelumnya yang diikuti sekitar 400 pelaku UMKM Kota Semarang.

"Namun pada pelatihan itu kurang maksimal karena tidak banyak yang melakukannya. Maka saya sebagai embrio dari Eximbank diminta untuk menyeleksi pelaku-pelaku UMKM di Kota Semarang supaya lebih efektif,” ujar Suswahyuni.

Untuk itu lanjut Suswahyuni yang juga pengurus Kadin Kota Semarang ini melakukan kurasi. Dari ribuan pelaku UMKM berhasil terseleksi 400 yang diikutkan dalam pelatihan pertama.

"Namun dari 400 itu hanya 5 UMKM yang intens melakukannya, sehingga saya harus melakukan kurasi lagi. Dari Eximbank meminta pelaku UMKM yang benar-benar berbobot, salah satunya memiliki web sendiri, sudah memiliki pasar dan melek internet,” tambahnya.

Kemudian New Exportir tahun 2016 ini mengkurasi lagi dan ditemukan 40 pelaku UMKM sesuai kriteria yang diminta oleh Eximbank.

"Sebanyak 40 pelaku UMKM inilah yang diberi pelatihan khusus oleh Eximbank selama dua hari. Keuntungan lain bagi para peserta ini, profile perusahaannya akan dipasang di marketplace nya Eximbank, sehingga buyer bisa langsung terkoneksi. Rencananya, Eximbank akan membuat marketplace khusus Kota Semarang,” tandas Suswahyuni.

Selain itu, para peserta diberi pelatihan untuk membuat E-Commerce sendiri sehingga buyer bisa langsung komunikasi dengan pelaku UMKM.

"Nantinya para peserta ini akan memiliki toko digital sendiri sehingga buyer bisa langsung komunikasi dengan pemiliknya,” pungkas Suswahyuni. [jie]




Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00