Langgar Disiplin, Sejumlah Peserta Didik Baru Dipotong Rambut

Pendidikan  RABU, 17 JULI 2019 , 14:50:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Langgar Disiplin, Sejumlah Peserta Didik Baru Dipotong Rambut
RMOLJateng. Menghindari adanya perploncoan atau kekerasan fisik antara senior dengan yuniornya, banyak cara dilakukan pihak sekolah dalam kegiatan masa orientasi sekolah atau masa pengenalan lingkungan di sekolah.

Masa pengenalan lingkungan sekolah atau MPLS ini dimanfaatkan sebuah sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Kendal dengan mendidik karakter dan kedisiplinan pada peserta didik baru.

Di SMK NU 01 Kendal, memilih mengajak seluruh peserta didik barunya menjalani pendidikan karakter dan kedisiplinan, Rabu (17/7).

Selama tiga hari, peserta didik baru ini diajari bagaimana hidup disiplin dan berkarakter yang baik di masyarakat.

Pembentukan karakter menjadi pilihan sekolah karena dengan membentuk karakter siswa baru menjadikan siswa berdedikasi tinggi dalam berdisiplin.

Dalam kegiatan ini, pihak sekolah melibatkan anggota TNI dari Koramil Kendal kota.

Kegiatan pembentukan karakter ini dimulai dari disiplin waktu, disiplin diri sendiri, yang meliputi kerapian.

Kepala Sekolah, Mohamad Izudin, mengatakan, MPLS diisi dengan kegiatan pengenalan sekolah melalui pembentukan karakter siswa dengan kedisiplinan.

Kami telah menyampaikan tiga hal, pertama adalah menyampaikan tentang SMK NU 01 Kendal, yang kedua tentang program sekolah dan yang ketiga adalah menyerap potensi anak-anak agar bakat-bakat yang ada pada mereka bisa tersalurkan disini. Disini kami juga mendidik mereka untuk hidup berdisiplin dan berkarakter,” katanya.

Saat ini, pembentukan karakter ini diikuti oleh peserta didik baru sebanyak 396 anak dan juga diikuti oleh siswa kelas 11 sebanyak 370 anak.

Dia menambahkan, meski telah menjalani pembentukan karakater selama tiga hari masih saja ada siswa yang melanggar kedisiplinan yakni tidak tepatnya waktu saat masuk sekolah dan kerapian.

Bahkan sejumlah peserta didik baru cowok, kedapatan masih memelihara rambut panjang sehingga kepala sekolah maupun panitia MPLS terpaksa harus mencukur rambut siswa tersebut.

Sejak hari pertama MPLS ya sudah kami peringatkan kalau tidak boleh ada peserta didik baru khususnya cowok yang berambut panjang, semua harus rapi. Hari ini ternyat masih ada yang gondrong dan ngga rapi, jadi ya terpaksa kami potong rambutnya secara rapi,” tambahnya.

Salah satu peserta didik baru yang terkena hukuman disiplin yakni Afian, mengatakan, merasa salah dan menyesal karena rambutnya masih terlihat panjang.

Belum ada waktu buat potong rambut karena pulangnya siang hari. Saya menyesal karena rambutnya masih terlihat panjang dan ngga rapi. Nanti pulang sekolah saya mau potong rambut,” kataya. [hen]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Pembagian Ayam Gratis

Pembagian Ayam Gratis

RABU, 26 JUNI 2019 , 11:21:00

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

RABU, 10 JULI 2019 , 13:25:00

Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019

RABU, 03 JULI 2019 , 20:26:00