Ngaku Dirampas Satpol PP, Wanita Gendong Balita Cari Ganjar

Nusantara  SENIN, 15 JULI 2019 , 11:55:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Ngaku Dirampas Satpol PP, Wanita Gendong Balita Cari Ganjar
RMOLJateng. Mengaku uang hasil penggalangan dana untuk tes DNA anaknya dirampas oleh oknum Satpol PP Kota Semarang, Niken Sri Andriyani (25) warga RT 06 RW 06 Prigi Pondok Aren Tangerang mengadu ke kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/7/2019).

Berbekal surat Penitipan Barang berkop Satpol PP Kota Semarang itu, Niken yang menggendong balita menyatakan kecewa karena saat akan mengambil barang-barangnya hanya diberikan KTP, sementara uang tunai yang saat disita ada di dalam kardus tidak diberikan.

"Saya hanya dikasih KTP, uang saya tidak dikasihkan," ujar Niken sambil sesenggukan.

Menurut Niken, ia ditangkap Satpol Kota Semarang saat meminta-minta di traffic light pada 3 Juli 2019 lalu di Jalan Pahlawan Semarang, sekira pukul 18.30 WIB.

"Saya terpaksa meminta-minta karena butuh uang Rp 35 juta untuk tes DNA anak saya, karena saya tidak mau anak saya diadopsi oleh ayahnya meski tidak menikah atau dimasukkan ke dinas sosial," ujarnya.

Tes DNA itu juga atas rekomendasi dari PPA Provinsi Jateng yang dinilainya tidak profesional. Saat mediasi, justru menyarankan supaya anaknya diadopsi oleh ayahnya hasil hubungan diluar nikahnya.

"Meski tidak menikah, saya tidak mau kalau anak saya diadopsi oleh dia apalagi dimasukkan ke dinas sosial," tambahnya seraya membasuh air matanya.

Apa sebetulnya yang membuat ngotot Niken untuk melakukan tes DNA? kepada RMOLJateng Niken menyatakan tes DNA itu supaya anaknya tidak direbut oleh suami gelapnya dan terhindar dari razia.

"Saya bersumpah, saya meminta-minta bukan untuk saya sendiri tapi untuk biaya tes DNA," tandasnya.

Niken juga menyatakan pernah dimintai upeti Rp 1 juta oleh oknum Satpol PP dengan dalih supaya dirinya tidak kena razia.

"Saya juga pernah dimintai uang Rp 1 juta dengan alasan supaya saya tidak kena razia," pungkasnya.

Sementara itu Kasat Pol PP Kota Semarang Fajar Purwoto hingga berita ini  diturunkan belum bisa dikonfirmasi. Kedua nomor HPnya tidak aktif bahkan WA nya juga hanya bertanda centang satu. [jie]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Pembagian Ayam Gratis

Pembagian Ayam Gratis

RABU, 26 JUNI 2019 , 11:21:00

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

RABU, 10 JULI 2019 , 13:25:00

Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019

RABU, 03 JULI 2019 , 20:26:00