Bupati Tiwi Harapkan Regenerasi Petani

Daerah  KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:57:00 WIB | LAPORAN: PRAYITNO

Bupati Tiwi Harapkan Regenerasi Petani
RMOLJateng. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) mengharapkan regenerasi petani di Kabupaten Purbalingga.

Hal tersebut disampaikan Tiwi saat membuka acara sekaligus memberikan sambutan ‘pelatihan petani go-online’ bagi 500 petani yang ada di Purbalingga, di Pendapa Dipokusumo Purbalingga, Kamis (11/7) siang.

Tiwi mengatakan, umumnya di Indonesia termasuk Purbalingga, para pemuda sekarang jarang yang mau untuk menjadi petani.

Menurutnya, generasi muda sekarang banyak yang tidak berminat menjadi petani dan mereka bercita-cita untuk bekerja di sector lain seperti dokter, polisi atau pegawai kantoran lain yang menurut mereka memiliki gengsi tinggi di mata masyarakat.

Anak muda termasuk yang ada di Purbalingga jarang bahkan tidak ada untuk bercita-cita menjadi petani. Mereka sekarang cita-citanya ingin jadi pegawai kantoran yang menurut mereka mempunyai prestis di mata masyarakat. Hal ini sangat disayangkan,” kata Tiwi.

Tiwi menyayangkan hal tersebut bukan tanpa alasan. Tiwi menilai, sector pertanian justru memegang peranan sentral pada sebuah Negara termasuk Indonesia sehingga apabila Indonesia kekurangan petani termasuk dari kalangan muda, ketahanan pangan Indonesia sedang mengalami ancaman.

Oleh karenanya, Tiwi mengimbau agar para generasi muda Purbalingga untuk melirik profesi pertanian karena prospek di masa revolusi industry 4.0 untuk sector pertanian semakin cerah.

Prospek sector pertanian pada masa revolusi industry 4.0 seperti sekarang ini justru bagus. Konsumen bisa membeli kebutuhan pangan atau sekedar mengecek harga kebutuhan hanya dari HP (telepon genggam). Ini harus dimanfaatkan semua orang termasuk petani,” ujarnya.

Tiwi menambahkan, petani yang melek akan perkembangan teknologi akan maju dan kesejahteraan akan terangkat. Namun sebaliknya jika para petani tidak mengikuti perkembangan zaman, petani akan tergilas oleh persaingan global yang semakin ketat.

Banyak penyedia layanan berbasis daring (online) yang juga melayani sector pertanian. Tiwi mengimbau para petani agar mengikuti arus tersebut agar tidak ketinggalan informasi dan petani akan terus eksis.

Monggo para petani ini punya HP kan? Manfaatkan aplikasi pertanian yang sudah banyak dikembangkan agar petani Purbalingga go-online. Ini ada dari 8 villages penyedia aplikasi online khusus petani dan konsumen sekarang banyak yang menggunakan itu. Makanya ayo bapak ibu gunakan aplikasi tersebut karena ini juga termasuk program bapak Presiden Jokowi 1 juta nelayan dan petani Indonesia untuk go online,” imbuhnya.

Tiwi juga mengajak para penyuluh pertanian untuk terus memantau perkembangan dari penggunaan teknologi bagi para petani.

Tiwi memberi motivasi kepada para penyuluh bahwa mereka adalah garda terdepan maju tidaknya sector pertanian di Purbalingga.

Kepada PPL ini saya minta dengan hormat untuk selalu memantau perkembangan tentang hal ini. Panjenengan semua ini garda terdepan maju tidaknya pertanian di Purbalingga,” ucapnya. [jie]

 





Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00