Ganjar Tantang Kades Baru Balerante Klaten Buat Solusi Kekeringan Warganya

Daerah  KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:52:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Ganjar Tantang Kades Baru Balerante Klaten Buat Solusi Kekeringan Warganya
RMOLJateng. Gubernur Jawa Tengah menantang Kepala Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten untuk mengatasi kekeringan di wilayahnya.

Tantangan itu diberikan kepada Ganjar kepada Sukono karena ia baru saja dilantik menjadi Kades. Menurutnya, saatnya sekarang Sukono membuktikan bahwa dirinya mampu menyelesaikan persoalan air di wilayah itu.

Ganjar meminta Sukono, Kepala Desa Balerante untuk mengkaji dan menganalisis kemungkinan menarik air dari bawah menuju ke desanya. Selain itu, ia juga meminta agar Sukono segera mengajukan proposal pembuatan embung.

"Coba dikaji, kemudian dihitung berapa biayanya. Setelah itu ajukan ke saya. Saya kasih waktu maksimal dua minggu untuk menghitung, kalau sudah ada nanti saya bantu. Soal anggaran, biar urusan saya dengan Bupati," ucap Ganjar didampingi Bupati Klaten, Sri Mulyani, saat memberikan bantuan 30 tangki air bersih kepada 600 kepala keluarga di desa tersebut, Kamis (11/7).

Ganjar mengatakan, persoalan kekeringan memang kerap melanda warga di lereng gunung. Kalau di lereng Merapi ada Kabupaten Klaten, Magelang, sementara di lereng gunung Slamet ada Purbalingga dan sekitarnya.

"Solusinya ya menarik air sampai sini. Kalau posisi sumber air ada di atas desa, itu mudah. Persoalannya ini sumbernya di bawah, jadi agak repot. Tapi bisa dibuat bertingkat dan ada pompanya. Memang agak mahal, tapi nanti biar pak Kades menghitung,"  terangnya.

Sementara itu, penyaluran bantuan air bersih yang dilakukan Ganjar disambut antusias masyarakat. Mereka berbaris antre dengan membawa ember untuk mendapat giliran jatah air.

"Senang sekali dapat bantuan air bersih dari pak Gubernur, biasanya saya sehari-hari beli air Rp150 ribu satu tangki. Itu habis dalam waktu 15 hari,"  kata ibu Bejo, salah satu warga.

Dirinya mengatakan bahwa kekeringan yang melanda desanya sudah tiga bulan lebih. Biasanya, setiap musim kemarau, desanya mengalami kekeringan antara 5-6 bulan.

"Terimakasih sekali sudah ada bantuan, tapi yang bikin kami tambah senang karena tadi pak Gubernur menawarkan solusi jangka panjang supaya daerah sini tidak kekeringan lagi," tuturnya. [jie]





Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00