Setelah ATVSI, IJTI Juga Beri Penghargaan Untuk Sutopo Purwo Nugroho

Nusantara  KAMIS, 11 JULI 2019 , 15:09:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Setelah ATVSI, IJTI Juga Beri Penghargaan Untuk Sutopo Purwo Nugroho
RMOLJateng. Almarhum Sutopo Purwo Nugroho Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB kembali mendapatkan penghargaan atas dedikasinya selama ini memberikan informasi terkait bencana di tanah Air.

Setelah semalam Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI)  melalui ketuanya Ishadi SK sambangi rumah almarhum di Boyolali untuk memberikan penghargaan, kali ini Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) melakukan hal serupa.

Ketua IJTI, Imam Wahyudi sebut apa yang sudah dilakukan almarhum Sutopo selama hidupnya patut di tiru. Sosoknya dikenal memiliki loyalitas tanpa batas, dan terbukti dalam kondisi sakit tetap swmangat sampaikan informasi terkait bencana yang sedang terjadi.

"Kita harus teladani, beliau adalah  pejabat publik yang patut dicontoh dalam menjalankan tugasnya," jelasnya kepada media, Kamis (11/7).

Disamping itu sosoknya sangat terbuka pada media. Dalam memberikan penjelasan juga sangat gamblang dan transparan. Hal itu sangat memudahkan media untuk menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Mardano dalam rombongan.

Baginya Sutopo merupakan sosok yang tidak tergantikan. Dedikasinya tidak perlu diragukan lagi. Dan sudah tepat kiranya Sutopo mendapatkan penghargaan atas dedikasinya selama ini. 

"Mungkin bagi orang lain, dalam kondisi sakit (kanker stadium 4) sudah menyerah. Namun bagi pak Sutopo, tidak berlaku. Dalam kondisi sakit, dan harus menahan sakit tetap bekerja optimal," imbuhnya.

Doni Mardano juga sampaikan, pihak BNPB akan terus memberikan bantuan untuk membiayai pendidikan kedua putra almarhum Sutopo hingga perguruan tinggi.

"Ada bantuan beasiswa kepada dua putra almarhum Pak Sutopo," tutur Doni.

Terkait kekosongan jabatan yang ditinggalkan Sutopo, Doni sampaikan pihaknya masih mencarinya. Siapa sosok yang tepat untuk menggantikan almarhum. Dan itu bukan sesuatu hal yang mudah.

"Tentunya kami butuh waktu, menggantikan sekaliber (orang) seperti sosok Sutopo tidak  gampang. Bukannya tidak ada (nanti) pasti secara alami akan lahir sendiri Sutopo-Sutopo muda. Saat ini  kami sedang berupaya mencari pengganti beliau," pungkasnya. [jie]







Komentar Pembaca
Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00