Analisis Kecelakaan Di Tengaran, Polisi Gunakan Kamera 3D Laser Scaner

Peristiwa  SENIN, 24 JUNI 2019 , 19:32:00 WIB | LAPORAN: PRAMUDO WICAKSONO

Analisis Kecelakaan Di Tengaran, Polisi Gunakan Kamera 3D Laser Scaner
RMOLJateng. Jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri, Dirlantas Polda Jateng dan Satlantas Polres Semarang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan Bus Rosalia Indah vs Avanza yang menyebabkan 7 orang tewas, yang terjadi pada Minggu (23/6/2019) dini hari kemarin.

Dengan menggunakan Kamera 3D Laser Scaner, tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Mabes Polri, menyelidiki  kecelakaan yang merenggut 7 korban jiwa ini.

Usai meninjau lokasi terjadinya kecelakaan, di Jalan raya Salatiga-Boyolali, Dusun Klero, Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Kasubdit Laka Dit Gakkum Korlantas Mabes Polri, Kombes Pol. Agus Suryo Nugroho, menyatakan pihaknya akan melakukan pendalaman pemeriksaan.

"Tadi kami bersama Tim Traffic Accident Analysis sudah melakukan perekaman gambar dengan 3D Scanner, untuk hasil perekaman nanti bisa menggambarkan kronologis kejadian perkara," ungkapnya, Senin (24/6).


Ia menambahkan, pihak kepolisian akan bekerja secara optimal untuk menyelesaikan proses hukum laka ini, nantinya, Polri akan mengundang pihak-pihak yang berpotensi untuk dijadikan saksi ahli.

"Dugaan kami, sopir Svanza mengalami micro sleep, hingga oleng dan keluar dari lajur, ini masih dugaan, karena kami masih melakukan pendalaman saksi. Selanjutnya kami akan mengundang beberapa pihak, diantaranya saksi dari Dishub, warga, maupun Agen Pemegang Merk (APM) untuk dimintai keterangan oleh penyidik," ujarnya.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan belasungkawa kepada ketujuh korban kecelakaan di Tengaran. Ia menghimbau agar para pengguna jalan berhati-hati dan para petugas tetap siaga untuk mengedukasi dan melakukan tindakan edukasi kepada para pengguna jalan.

"Kita semua berduka, tujuh orang keluarga kita meninggal dunia dalam kejadian ini, untuk para petugas di lapangan harus selalu tegas dalam melakukan tindakan saat ada pelanggaran dan mengedukasi para pengguna jalan agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berkendara, semoga hal ini tidak terulang kembali," tandasnya.

Terkait penetapan tersangka, ia mengatakan, kasus ini masih dalam pendalaman, serta mengumpulkan alat bukti yang cukup.

"Kita tidak semudah untuk menetapkan tersangka, karena untuk menetapkan tersangka harus diawali dengan gelar perkara, ada dua alat bukti yang cukup, nanti akan ada keterangan saksi tambahan, termasuk hasil FGD ini akan dituangkan dalam berita acara. Sabar saja pasti akan kita tangani dengan profesional," pungkasnya. [jie]






Komentar Pembaca
Bunga untuk Veronica Tan

Bunga untuk Veronica Tan

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 17:00:04

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00