Kasus Anak Tenggelam, Pemkab Blora Evaluasi Ijin Wisata Kampung Bluron

Peristiwa  KAMIS, 20 JUNI 2019 , 14:29:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Kasus Anak Tenggelam, Pemkab Blora Evaluasi Ijin Wisata Kampung Bluron
RMOLJateng. Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora akan memanggil pengelola Kampung Wisata Bluron karena adanya peristiwa pengunjung meninggal dunia.
Kepala dinas Dinporabudpar Slamet Pamudji mengatakan, pemanggilan dilakukan untuk meminta keterangan terkait ijin pengembangan wisata dan sistem pengamanannya.

"Tentu, nanti kita akan evaluasi, ini saya masih di Jakarta. Nanti kita akan mintai keterangan ijin pengembangan wisatanya atas kecelakaan itu," kata Slamet Pamudji, Kamis (20/6).
Mumuk, Sapaan Slamet Pamudji menjelaskan, jika melihat kedalaman kolam renangnya, memang sangat berbahaya bagi anak-anak. Sehingga apakah kolam renang itu memang pengembangan wisata, pihaknya akan mencoba meminta keterangan pengelola.

"Kalau dalamnya 1,10 meter, itu jelas berbahaya buat anak-anak. Makanya nanti kita akan tanyakan, apakah kolam renang itu pengembangan atau tidak, kita akan tanyakan. Sebagai instansi, kita pasti akan melakukan evaluasi," terangnya.
Sebelumnya, Alfian (5) warga Dukuh Lemahbang RT 2/8 Desa Sumbergiwang Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang ditemukan tewas tenggelam saat bermain di Kolam renang wisata Kampung Bluron. Alfian tenggelam usai lepas dari pengawasan orang tuanya. Kasus kecelakaan ini kini dalam penanganan Polres Blora. [jie]


Komentar Pembaca
Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:12:00

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 19:04:00

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 21:35:00