Hambat Lalu Lintas, Sampah Di Pati Dipindahkan

Nusantara  SELASA, 11 JUNI 2019 , 17:22:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Hambat Lalu Lintas, Sampah Di Pati Dipindahkan
RMOLJateng. Persoalan sampah menghambar arus lalu lintas antara kecamatan Juwana dengan Kecamatan Tayu Kabupaten Kudus, Selasa (11/6/2019).

Hambatan itu lantaran gunungan sampah yang 'menarik' perhatian pelintas sehingga mengakibatkan ketersendatan laju kendaraan sekitar lokasi.

Terlebih jalan itu merupakan alternatif penghubung kecamatan yang ada di timur menuju ke utara atau sebaliknya. Warga sekitar mengeluhkan kebersihan dan bau yang tidak nyaman dari tumpukan sampah pemukiman. Dari keluhan itu, maka petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pati memindahkan sampah yang letaknya berada di Desa Pangkalan Kecamatan Margoyoso.

Warga sekitar Rahman menuturkan tak hanya bau, namun sampah yang letaknya di tepi jalan itu mengancam keselamatan pelintas jalan.

Pasalnya volume sampah terus bertambah hingga memakan bagian jalan, tak jarang membuat terpleset pengendara roda dua.

"Sebelum puasa hingga sesudah lebaran sampah semakin menumpuk. Khawatir saja jika tak ada tindak lanjut malah mengakibatkan orang terpeleset karena sampah memenuhi jalan. Sudah banyak yang jatuh gara-gara sampah di tepi jalan," paparnya.

Sementara itu, DLH Pati menurunkan dua unit truk sampah guna memindahkan ke Tempat Pengolahan Akhir (TPA) yang berjarak 25 kilometer dari desa Pangkalan.

Upaya lain yang ditempuh Pemda sebelum persoalan ini muncul dengan memasang spanduk imbauan agar tidak ada pihak yang membuang sampah di tempat tersebut.

Dalam imbuan yang tertulis jelas tertera perda yang mengatur kebersihan lingkungan, yakni Perda not 7 tahun 2010 tentang pengelolaan sampah dimana sanksi pelanggar dapat dikenakan pidana kurungan selama 5 bulan atau denda 50 juta rupiah.

Kepala DLH melalui Management pengelolaan sampah dan limbah B3 Abdul Rohman memaparkan langkah yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari keluhan warga sekaligus mengedukasi agar tidak lagi ada yang membuang sampah sembarangan.

"Kami hanya menindaklanjuti masyarakat lalu memfasilitasi. Kalau mindset tidak berubah maka tidak bisa. Didekat lokasi dulu ada kontainer sampah dari DPU. Ada juga tpat percontohan pengolah sampah seperti di pasar Bulumanis dan kelompok pengolahan sampah seperti di Kajen Margoyoso, itu bersih bagus," pungkasnya. [jie]





Komentar Pembaca
MIK Semar Gelar Aksi Simpatik

MIK Semar Gelar Aksi Simpatik

KAMIS, 16 MEI 2019 , 18:03:00

Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:12:00

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 19:04:00