Hari Pertama Masuk Kerja Hendi Pastikan Ada Sanksi Bagi PNS Bolos

Pemerintahan  SENIN, 10 JUNI 2019 , 11:37:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

Hari Pertama Masuk Kerja Hendi Pastikan Ada Sanksi Bagi PNS Bolos
RMOLJateng. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan memberikan sanksi bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sengaja tidak masuk atau membolos saat pertama hari kerja Senin (10/6/2019) hari ini.

"Pasti ada sanksinya (bagi ASN yang bolos). Kita sudah lakukan, ada perwal-nya, juga sudah diatur, kalau yang tidak datang apel, bisa dipotong TPPnya sekian persen," tegas Hendi usai apel masuk pertama kerja dilanjutkan acara Halal Bi Halal di Halaman Balaikota Jalan Pemuda, Kota Semarang.

Hendi memastikan di jajaran Pemkot Semarang jika secara sengaja ASN tidak hadir dan masuk membolos masuk kerja, maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

Sebaliknya, Hendi menyatakan jika konsisten bekerja secara baik baik secara kinerja maupun administratif maka akan mendapatkan penghargaan.

"Nanti kalau ketahuan bolos, potongan jauh lebih besar. Ya bukan apa-apa pasti ada rewards dan punishment. Yang kerja baik TPP-nya akan kita naikan secara kontinu. Nah yang kerjanya belum baik, masih suka bolos-bolosan ya harus dikasih punishment," tandasnya.

Hendi, di hari pertama masuk kerja hari ini mengingatkan jajaran OPD Pemkot Semarang, jika segala komplain masyarakat terkait kondisi dan pelayanan masyarakat harus menjadi evaluasi dan perhatian.

"Tadi juga saya ingatkan ada komplain dari masyarakat terkait pelayanan. Mulai dari pedagang mremo, ada parkir liar yang mremo atau beberapa kebersihan di beberapa titik. Ini saya minta jadikan evaluasi ke teman-teman," ujarnya.

Hendi menyatakan jika selama arus mudik dan arus balik lebaran kemarin seluruh pelayanan masyarakat di Pemkot Semarang tidak diliburkan.

"Mungkin kawan-kawan sudah memberikan pelayanan paling tepat karena mereka tidak libur karena dibuat beberapa shift. Tapi menghadapi ribuan, bahkan jutaan masyarakat yang beraktifitas di Kota Semarang," katanya.

Hendi berharap komplain ini selain menjadi evaluasi juga menjadi introspeksi kinerja instansi masing-masing.

"Ini dinamikanya sangat tinggi, perlu ketelatenan, perlu kerja keras, kerja cerdas bisa memberikan pelayanan prima. Kami tetap minta jajaran pimpinan untuk melakukan evaluasi," pungkasnya. [jie]

Komentar Pembaca
Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 14:25:41

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati Semarang
Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:36:34

Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Menolak RUUPKS Di Semarang

Menolak RUUPKS Di Semarang

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 11:52:00