Difabel Blora Tuntut Perda Disahkan Maksimal Akhir Juli 2019

Politik  SENIN, 27 MEI 2019 , 13:41:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Difabel Blora Tuntut Perda Disahkan Maksimal Akhir Juli 2019
RMOLJateng. Komunitas Difabel Blora Mustika (DBM) mengancam akan menggelar aksi di Gedung DPRD jika perda Disabilitas tidak kunjung disahkan pada akhir Bulan Juli 2019.

Hal ini diungkapkan ketua DBM Abdul Ghofur usai menggelar pertemuan advokasi kepada DPRD mendorong terwujudnya perda disabilitas di Kabupaten Blora, di ruang pertemuan gedung DPRD Blora, Senin (27/5).

Hadir dalam acara itu, ketua DPRD Blora, Bambang Susilo beserta anggota DPRD Blora, Perwakilan anggota DBM, kepala sekolah SLB se Kabupaten Blora  dan sejumlah OPD terkait.

Abdul Ghofur menjelaskan, Perda Disabilitas sudah 3 tahun dilakukan pembahasan oleh Pemkab dan DPRD. Namun hingga kini belum jelas kepastian Raperda itu disahkan menjadi Perda. Ghofur meminta kepada DPRD agar perda itu bisa disahkan pada akhir bulan Juli tahun ini.

"Ini kalau gak disahkan bulan Juli akan jadi sia-sia. Karena Bulan Agustus sudah anggota dewan baru. Pasti akan beda lagi ceritanya. Jadi saya harap akhir Juli perda ini sudah disahkan," ucap Ghofur.

Ghofur meminta keseriusan ketua DPRD Blora beserta anggotanya untuk mengawal perda ini sampai selesai.

"Kalau ini hanya janji, kita siap gelar aksi di gedung dewan. Kita akan menginap di gedung ini. Sampai benar-benar perda ini disahkan," tegasnya.

Sementara itu, ketua DPRD Blora, Bambang Susilo memastikan jika Raperda ini akan disahkan sebelum ada pergantian anggota dewan baru yakni akhir bulan Juli.

"Pasti, kita janji ini (perda) akan kita ketok bulan Juli nanti. Jadi ini mumpung masih ada waktu satu bulan, saya minta temen-temen DBM untuk mengkomunikasikan kembali isi di dalam Raperda itu," ucap Bambang Susilo.

Bambang menjelaskan, lamanya proses pembahasan Raperda ini karena perlu melibatkan seluruh OPD yang ada. Ia tidak ingin perda ini nantinya justru akan memberatkan Pemkab yang mewajibkan memenuhi segala kebutuhan difabel.

"Kenapa ini lama, karena kan dulu hanya melibatkan 3 OPD, nah sekarang kita akan melibatkan semua OPD yang ada. Supaya lebih komplek, entah nanti pemkab bisa menjalankan perda ini apa tidak, saya yakin itu bisa berkelanjutan," ungkapnya.[jie]


Komentar Pembaca
Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Festival Audisi Tari Ratoh Jaroe

Festival Audisi Tari Ratoh Jaroe

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 , 10:37:00