OJK Jateng Dan IJK Buka Bazar Murah

Ekonomi  SELASA, 21 MEI 2019 , 20:54:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD DAFI

OJK Jateng Dan IJK Buka Bazar Murah
RMOLJateng. OJK KR 3 Jawa Tengah dan DIY bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (Forkom-IJK) Jawa Tengah menyelenggarakan berbagai acara sosial.

Diantaranya santunan kepada anak yatim, bazar murah bagi masyarakat, serta pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Columbia Asia.

Selain itu, diadakan pula beberapa perlombaan yang mengikutsertakan masyarakat luas sebagai persertanya seperti lomba Da’i Cilik, Tahfidz Al Quran, Adzan dan Nasyid.

Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa mengatakan, kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan silaturahmi dan sinergi sesama anggota Forkom IJK Jawa Tengah.

Meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta memberikan kontribusi bagi pengembangan perekonomian khususnya ekonomi syariah di di Jawa Tengah,” katanya.

Dia menyampaikan, berdasarkan data Maret 2019 aset perbankan syariah Jawa Tengah tumbuh 10,66% yoy walaupun masih berada di bawah nasional yang mencatatakan pertumbuhan sebesar 12,04% yoy.

"Hal serupa juga terlihat dari sisi pembiayaan di Jawa Tengah yang tumbuh sebesar 10,76% yoy berada di bawah pertumbuhan pembiayaan nasional yang tumbuh sebesar 14,15%," jelasnya, Selasa (21/5).

Namun, menurutnya, berbeda dengan Dana Pihak Ketiga (DPK), DPK Perbankan Syariah di Jawa Tengah tumbuh 13,16% yoy lebih tinggi dari nasional yang hanya tumbuh sebesar 12,59% yoy.

Namun, Jawa Tengah patut berbangga atas pertumbuhan BPRS nya, mengingat hampir semua indikator keuangan BPRS menunjukan peningkatan di atas nasional.

"Salah satunya terlihat dari pertumbuhan aset yang tumbuh sebesar 17,33% yoy lebih tinggi dari nasional yang hanya tercatat sebesar 11,64% yoy," paparnya.

Selain itu, pembiayaan tumbuh sebesar 23,03% yoy lebih tinggi dari nasional yang tercatat sebesar 16,32%. Hal serupa terlihat dari peningkatan DPK yang tercatat meningkat sebesar 14,57% yoy lebih tinggi dari nasional yang hanya sebesar 12,33% yoy.

"Melihat ekonomi syariah yang sedang menunjukan geliat pertumbuhan yang cukup menggembirakan tersebut," katanya.

Aman berharap pelaksanaan kegiatan-kegiatan sosial dan kerohanian seperti ini yang secara tidak langsung dapat menjadi trigger bagi pengembangan ekonomi syariah dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. [hen]

Komentar Pembaca
Generasi Golkar Kehilangan Sentuhan Soeharto

Generasi Golkar Kehilangan Sentuhan Soeharto

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2019 , 21:46:52

Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Festival Audisi Tari Ratoh Jaroe

Festival Audisi Tari Ratoh Jaroe

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 , 10:37:00