Demo KPU, Aliansi Mahasiswa Solo Raya Suarakan "Indonesia Berduka"

Politik  SENIN, 20 MEI 2019 , 21:04:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Demo KPU, Aliansi Mahasiswa Solo Raya Suarakan
RMOLJateng. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Solo Raya menggelar aksi di depan kantor KPU kota Solo, Sumber, Banjarsari, Senin (20/5) sore. 

Berdasarkan pantauan RMOLJateng peserta aksi berkumpul di perempatan lampu merah Sumber sejak pukul 14.00 WIB. 

Sejumlah aparat kepolisian pun tampak berjaga di tengah-tengah aksi tersebut. Setelah semua berkumpul mereka menggelar aksi longmarch ke kantor KPU Solo yang juga dijaga ketat aparat Kepolisian.

Salah satu tuntutan yang disampaikan mahasiswa, merek mendesak pemerintah untuk segera membentuk tim pencari fakta (TPF)  yang independet atas tragedi meninggalnya  ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019.

Salah satu peserta aksi bernama  Agil yang berdiri didepan sebut meninggalnya ratusan petugas KPPS usai bekerja pada hari Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April lalu tidak bisa dianggap remeh. Bahkan dunia internasional mulai menyorot kasus kematian yang tidak biasa tersebut.

Para petugas yang meninggal karena kelelahan menjadi bentuk kegagalan pemerintah mengantisipasi dampak buruk dari sistem pemilu yang dibuat.

"Dan pemerintah juga penyelenggara pemilu harus mengevaluasi secara menyeluruh dari sistem pemilu serentak 2019 yang sudah berjalan," ujar Agil.

Setelah puas berorasi, sebelum membubarkan aksi, para mahasiswa ini menyampaikan lima pernyataan sikap diantaranya :

1. Turut berduka atas gugurnya petugas penyelenggara pemilu serentak 2019.

2. Mendesak agar DPR mendorong Pemerintah segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang independen bersama masyarakat sipil dengan melibatkan berbagai pihak, baik dari kalangan medis maupun tokoh masyarakat untuk menelusuri penyebab dari kematian ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

3. Menuntut pemerintah bersama DPR RI dan penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu, dan DKPP) mengevaluasi pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 secara terbuka dan independen.

4. Mengajak kedua belah kubu peserta pemilu berhenti memanfaatkan isu kemanusiaan untuk kepentingan politik praktis dan elektoral semata.

5. Menuntut pemerintah untuk segera merealisasikan pemberian santunan kepada keluarga korban
. [jie]








Komentar Pembaca
Ngopi Bareng bersama Kapolda Jateng Dan Pangdam IV/ Diponegoro
Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

Pasar Tunjang Karang Moncol Terbakar

SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 23:04:00

Festival Audisi Tari Ratoh Jaroe

Festival Audisi Tari Ratoh Jaroe

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 , 10:37:00