Tia Hendi Optimis TP PKK Kota Semarang Juara PAAR Nasional

Nusantara  KAMIS, 16 MEI 2019 , 16:52:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Tia Hendi Optimis TP PKK Kota Semarang Juara PAAR Nasional
RMOLJateng. PKK Kota Semarang kembali mengukir prestasi dengan mewakili Provinsi Jawa Tengah maju ke tingkat nasional dalam lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR).

Dalam lomba ini, PKK Kota Semarang diwakili oleh TP PKK Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat.

Tim verifikasi dari pusat yang terdiri dari Ir. Hj. Ervina Murniati Yuswandi (Kabid I TP PKK Pusat) dan Aniek Anani Kurniadi (Anggota Pokja I TP PKK Pusat) melaksanakan kunjungan ke Kota Semarang guna melaksanakan penilaian lapangan terkait administrasi PKK serta mengunjungi langsung TP PKK Kelurahan Gisikdrono, Kamis (16/5).

Bertempat di Gedung PKK Kota Semarang, tim verifikasi lomba PAAR Tingkat Nasional disambut hangat oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj. Siti Atiqoh Ganjar Pranowo, Ketua TP PKK Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi dan juga Pembina TP PKK Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Semarang serta sejumlah OPD pendamping, para Camat, dan jajaran TP PKK Kecamatan dan Kelurahan Kota Semarang.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahyo Kumolo yang diwakili oleh Ir. Hj. Ervina Murniati Yuswandi mengatakan bahwa TP PKK Kota Semarang masuk ke dalam salah satu dari 6 nominator penerima penghargaan PAAR tingkat nasional.

Kota Semarang akan bersaing dengan 5 kota lain di Indonesia, antara lain, Jakarta Timur, Sawahlunto, Medan, Bontang dan Banjarmasin.

"Hari ini tim verifikasi PAAR Tingkat Nasional Tahun 2019 datang dalam rangka verifikasi lapangan. Sebelumnya Selamat kepada PKK Kota Semarang yang masuk sebagai salah satu dari 6 nominator peraih penghargaan PAAR,"  jelas Ervina.

Kepada Tim Penggerak PKK Kota Semarang yang berhasil masuk 6 besar Ervina juga berpesan untuk terus menjaga prestasi yang telah diraih.

"Karena sangat mungkin jika nantinya Kota Semarang meraih juara, maka akan menjadi destinasi bagi PKK daerah lain yang ingin belajar atau studi banding,”  lanjut Ervina.

Dalam lomba ini, nantinya akan ada 7 aspek yang menjadi penilaian yaitu Pedoman, penghayatan dan pengamalan Pancasila(P4), Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), NAPZA, Kejahatan Seksual terhadap anak, Perdagangan manusia (Traficking), Administrasi kependudukan, dan Bela Negara.

Lebih lanjut Ervina menjelaskan Lomba PAAR disini sangat positif yaitu menunjukkan peranan PKK yang penting bagi pemberdayaan keluarga dan masyarakat bagi masyarakat dan Pemerintah.

Lomba ini memiliki potensi dan nilai strategis yang mampu menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat luas, termasuk para pelaku pembangunan, para pemimpin di semua tingkatan bahwa PKK merupakan kunci bagi pemberdayaan keluarga dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi menyatakan prestasi PKK Kota Semarang masuk dalam 6 besar ini merupakan kebanggaan bagi PKK Kota Semarang.

Tia, panggilan akrabnya tidak lupa mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas support yang selama ini diberikan oleh Pemerintah Kota Semarang, OPD dan juga CSR.

"Ini merupakan kebanggaan bagi PKK Kota Semarang. Terima kasih atas support yang diberikan oleh stakeholder Pemerintah Kota Semarang dan swasta melalui program CSR. Ini merupakan konsep Bergerak Bersama yang membutuhkan Peran Pemerintah, Penduduk, Swasta sehingga TP PKK melalui program PAAR bisa berkontribusi dalam pembangunan Kota Semarang,” urai Tia, sapaan akrab Krisseptiana.

Senada dengan yang disampaikan Tia, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Siti Atiqoh Ganjar Pranowo turut mengapresiasi PKK Kota Semarang.

Menurutnya di Kota Semarang ada Musrenbang kota khusus perempuan, sehingga aspirasi dan kebutuhan yang menjadi kebutuhan masyarakat, dan TP PKK secara basic dapat termodali dengan baik.

Untuk PAAR ini merupakan hal yang sangat penting. Apalagi dengan keterbukaan infomasi dan sosial media, perlu banteng yang kuat dari keluarga dan Pemerintah.

Atiqoh juga mengapresiasi Kota semarang yang mendirikan PIP atau Pusat Informasi Publik. Bahkan anak Atiqoh kerap menggunakan PIP untuk berkegiatan.

Support luar biasa karena mewadahi anak berprestasi. Apresiasi juga karena dengan PIP sebagai ruang untuk anak muda bisa berkegiatan positif. Bahkan anak saya sendiri kerap berkegiatan di PIP," ujar Atiqoh. [jie]

Komentar Pembaca
Revitalisasi Kota Lama Semarang

Revitalisasi Kota Lama Semarang

RABU, 27 MARET 2019 , 15:02:00

Festival Pameran Foto Semarang

Festival Pameran Foto Semarang

SELASA, 23 APRIL 2019 , 20:00:00

Uji Emisi Gratis

Uji Emisi Gratis

SELASA, 23 APRIL 2019 , 15:59:00