Usung Perusakan Lingkungan, Seniman Asal Kudus Angkat Bicara Lewat Karya

Lifestyle  MINGGU, 28 APRIL 2019 , 10:55:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Usung Perusakan Lingkungan, Seniman Asal Kudus Angkat Bicara Lewat Karya
RMOLJateng. Melihat dan merasakan dampak pembangunan terhadap lingkungan, seniman asal Kudus, Praditya Wibby, mencoba menuangkan gagasannya dalam bentuk pameran di Grobak Art Kos Hysteria, Semarang.

Dalam pameran tunggalnya bertajuk 'Silap : Living Room Act', karya-karya Wibby, dia awali dari aktivitas gerakan sosial dan lingkungan.

Wibby banyak merespons apa yang sedang dikerjakannya. Dia melakukan pendekatan ke masyarakat dan melawan sistem yang mengganggu kenyamanan hidup masyarakat. Sebut saja kasus di daerah Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Kulonprogo, Yogyakarta, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Batang, Jawa Tengah.

Kurator pameran tersebut, Aristya Kusuma Verdana, mengatakan Wibby banyak melihat kisah kelam selama mendampingi masyarakat.

Aristya menilai, hal itu mempengaruhi pola garis dan pemberian warna dalam proses kreatifnya. Menurutnya, Wibby mencermati banyak keadaan yang dialami masyarakat dan menjadi berbeda suaranya di luar lingkaran masyarakat itu sendiri.

"Cerita-cerita yang hadir juga dipelintir. Bahkan, di dalam lingkaran, ada pula salah persepsi. Konflik terjadi dimana-mana, hingga antar anggota keluarga," kata Aristya, Minggu (28/4).

Aristya menambahkan, melalui kecerdasannya, Wibby merekam masalah pangan dengan wacana infrastruktur yang mengatasnamakan kepentingan rakyat dengan mengorbankan lahan pertanian atau laut untuk nelayan.

Disampaikan pula kegelisahan atas penggundulan hutan dan lahan produktif yang dialih-fungsikan untuk kebun kelapa sawit, banyak menghilangkan nyawa manusia dan endemic sekitar.

"Pada permasalahan tambang yang paradoksal saat ini masih menjadi persoalan yang sangat serius, tetapi ironisnya menjadi ajang bisnis yang bisa mengeruk banyak keuntungan untuk pemodal, dengan mengesampingkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat kaum bawah," pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Pembagian Ayam Gratis

Pembagian Ayam Gratis

RABU, 26 JUNI 2019 , 11:21:00

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

RABU, 10 JULI 2019 , 13:25:00

Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019

RABU, 03 JULI 2019 , 20:26:00