Terkait Dugaan Pengglembungan Suara, KPU Blora : Sulit Dilakukan

Politik  SABTU, 20 APRIL 2019 , 11:53:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Terkait Dugaan Pengglembungan Suara, KPU Blora : Sulit Dilakukan
RMOLJateng. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora menyebut, dugaan penggelembungan suara di pemilu 2019  sulit terjadi.

Jikapun terjadi, itu hanya salah penulisan penjumlahan di formulir C1. Hal ini disampaikan ketua KPU Blora, M Khamdun saat memantau proses rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu 2019 di Kantor Kecamatan Blora, Sabtu (20/4).

"Mark Up, Mark Down, atau mengambil suara partai ini partai itu, itu harus dilihat. Sebenarnya itu tidak bisa dilakukan, akan sulit dilakukan. Karena masing-masing partai itu sudah ada rinciannya. Satu, perolehan partai, dua, perolehan masing-masing calon kemudian ada penjumlahan. Nah yang terjadi itu adalah kesalahan jumlah,"  kata Khamdun.

Khamdun menambahkan, proses pengisian formulir C1 itu cukup banyak. Sehingga potensi kesalahan menulis itu bisa saja terjadi.

"Ngisi formulir C1 itu jumlahnya puluhan, tidak hanya satu lembar. Nah kemudian ada salah nulis. Disinilah proses melakukan clearing semua persoalan itu. Pembuktiannya melalui proses ini (rekapitulasi suara) " lanjut Khamdun.

Menurut Khamdun, jika terjadi kesalahan pada formulir C1 maka secara otomatis terjadi kesalahan proses di TPS. Maka pembuktiannya bisa dilakukan lewat proses rekapitulasi perolehan suara di tingkat Kecamatan.

"Itu turunan dari Plano. Plano kan induknya. Jika di Plano sudah salah maka dibawah pasti salah . Nah bagaimana cara memperbaikinya. Tentu harus proses membuktikan. Kalau Planonya salah berarti ada yang salah proses di TPS," tandas Khamdun. [jie]



Komentar Pembaca
Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:12:00

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 19:04:00

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 21:35:00