Tujuh Ketua Parpol Di Blora Tuntut Penghitungan Ulang

Politik  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 20:44:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Tujuh Ketua Parpol Di Blora Tuntut Penghitungan Ulang
RMOLJateng. Tujuh ketua partai politik (Parpol) di Kabupaten Blora sepakat menuntut dilakukan penghitungan suara ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Mereka menduga telah terjadi penggelembungan suara yang masif untuk pemilu legislatif. Hal ini disampaikan ketujuh ketua partai itu saat konferensi pers di rumah ketua DPC Hanura Blora, Edy Harsono, Jumat sore (19/4).

Parpol tersebut adalah Partai Gerindra, Hanura, Demokrat, PKB, Golkar, Perindo dan PPP.

Edy Harsono mengungkapkan, dugaan penggelembungan suara salah satunya terjadi di TPS 5 Desa Pelem Kecamatan Blora kota. Di TPS ini, jumlah suara di form C1 yang semestinya sejumlah 20 suara namun oleh petugas KPPS ditulis 40 suara.

Selain di TPS itu, pihaknya juga menemukan dugaan penggelembungan suara di TPS 1 Desa Gempol Kecamatan Bogorejo. Di form C1, jumlah suara yang semestinya 33 ditulis menjadi 83. Dan penggelembungan suara itu hanya terjadi di satu parpol yakni Nasdem.

"Anehnya, kenapa kok terjadi di satu partai yang sama. Menurut kami ini sudah terjadi sangat masif, sehingga kami minta dilakukan penghitungan suara ulang,” tegas Edy didampingi para ketua parpol.

Menurut Edy, hasil temuan saksi partainya di lapangan, kondisi ini terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Blora kota dan Sambong.

Ia menduga dugaan penggelembungan ini terjadi di hampir semua Kecamatan di Blora.
"Ini baru sampel saja. Kita lihat saja karena ini baru proses rekapitulasi. Dugaan kami Ini jelas terstruktur, dan bisa saja terjadi di semua TPS di kecamatan. Makanya kami akan laporkan ini ke Bawaslu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Partai Demokrat Kabupaten Blora, Bambang Susilo sangat menyayangkan adanya dugaan kecurangan ini. Ia meminta agar KPU dan Bawaslu segera menindaklanjuti temuan ini.

"Sangat disayangkan adanya manipulasi data di form C1 ini. Kami sangat berharap KPU dan Bawaslu menindaklanjuti hal ini. Karena ini jelas merugikan partai lain,” ungkap Bambang yang juga ketua DPRD Blora ini. [hen]

Komentar Pembaca
Revitalisasi Kota Lama Semarang

Revitalisasi Kota Lama Semarang

RABU, 27 MARET 2019 , 15:02:00

Festival Pameran Foto Semarang

Festival Pameran Foto Semarang

SELASA, 23 APRIL 2019 , 20:00:00

Uji Emisi Gratis

Uji Emisi Gratis

SELASA, 23 APRIL 2019 , 15:59:00