Begini Peran Krusial Pers Jateng Di Pemilu 2019

Nusantara  SELASA, 16 APRIL 2019 , 10:35:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Begini Peran Krusial Pers Jateng Di  Pemilu 2019
RMOLJateng.  Bagaimana peran media di tengah hiruk pikuk pemilu 2019 ?.

Hal itu terungkap dalam diskusi dengan tema "Media Bermutu Untuk Pemilu" yang digelar Dit Intelkam Polda Jateng bekerja sama dengan Forum Wartawan Pemprov dan DPRD Jateng (FWPJT).

Ketua PWI Jateng Amir Machmud berujar pada 17 April 2019 bukan merupakan kulminasi.

Jika menang tidak lebih dari lima persen akan banyak gugatan yang juga akan melelahkan pihak media.

"Berjunalistik dan media adalah bagaimana kita menciptakan kepercayaan publik. Publik kita buat percaya dengan berita yang akuntable," katanya.

Bagaimana akuntabel? Ia menjelaskan bahwa akuntabel adalah melakukan verifikasi-verifikasi.

Amir berujar independensi media dan wartawan saat ini juga berkaitan punya sikap untuk memberitakan atau tidak.

"Selama berita itu bisa memecah belah bangsa," ujarnya.

Ketua IJTI Jateng Teguh Hadi Prayitno menekankan bahwa masyarakat harus diedukasi tentang beda antara media sosial dan media massa.

"Keduanya beda, media sosial dan media massa kan beda Undang-undangnya," ujarnya.

Ia menuturkan ada beberapa jenis media menurut Dewan Pers.

Pertama, adalah media berbadan hukum (diakui dewan pers) sesuai kompetensi jurnalistik.

Kedua, media sesuai kompetensi jurnalistik tapi belum berbadan hukum.

Lalu, ada juga media yang tidak berbadan hukum tapi juga menyebarkan berita tak sesuai kompetensi jurnalistik.

Sekretaris Aji Jateng Heri Santoso menambahkan pihaknya melakukan kolaborasi fact check dengan google, hingga mafindo.

"Untuk menyikapi dan menyaring berita hoaks. Bisa buka di cekfakta.com. Warga bisa tahu mana calon yang tidak berbicara berdasar data," jelasnya.

Mewakili Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, Kanit I Kasubdit I Ditintelkam Polda Jateng AKBP Warseno menyatakan fungsi media sebagai pilar keempat demokrasi.

Ia berujar mass media di Jateng tetap menjaga jatidirinya sebagai kontrol sosial.

"Di tengah makin masifnya berita palsu hingga informasi berujar kebencian hingga Sara, peran media sangat vital sebagian besar publik adalah rujukan informasi yang benar sesuai fakta," katanya.

Dalam kegiatan yang digelar MG Setos Semarang itu  hadir sebagai narasumber  antara lain Amir Machmud (Ketua PWI Jateng),  Teguh Hadi Prayitno (Ketua IJTI Jateng), Heri (sekretaris Aji Jateng), Pengamat Komunikasi Triyono Lukmantoro dan pihak kepolisian. [jie]





Komentar Pembaca
Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:12:00

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 19:04:00

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 21:35:00