Menteri PUPR : Punya Sertifikasi, Upah Tukang Bangunan Lebih Mahal

Nusantara  KAMIS, 04 APRIL 2019 , 17:38:00 WIB | LAPORAN: MARNIE UTAMINING

Menteri PUPR : Punya Sertifikasi, Upah Tukang Bangunan Lebih Mahal
RMOLJateng. Tukang bangunan kadang dianggap kasar dan dipandang sebelah mata. Tetapi merekalah pahlawan pembangunan. Ada sekitar 8,3 juta pekerja konstruksi di Indonesia, namun hanya sekitar 600 ribu orang yang tersertifikasi.

Demikian disampaikan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadi Mulyo saat sambutan pada acara pembagian sertifikasi tenaga kerja konstruksi yang bertempat di Alun-alun Kabupaten Purworejo, Kamis (4/4) siang.

Sertifikasi sangat dibutuhkan dalam rangka mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan kompeten. Acara ini merupakan rangkaian uji kompetensi yang dimulai sejak tanggal 21 Maret hingga 4 April.

"Sesuai dengan arahan Presiden, tahun 2019 perbanyak sertifikasi. Presiden pertama kali meluncurkan program sertifikasi pekerja konstruksi tahun lalu di GBK. Dengan sertifikasi, akses kerja lebih mudah," kata Basuki.

Dalam tender proyek, ada persyaratan bahwa pekerja harus bersertifikat. Pemilik sertifikat juga akan mendapat upah lebih dibanding dengan yang belum.

Hal itu juga diamini oleh Samirin, warga Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara yang ikut hadir bersama 430 teman-temannya.

"Untuk mengajukan lamaran kerja harus bersertifikasi. Saat ini saya kerja di kontraktor lokal. Dengan sertifikasi banyak keuntungannya, sekarang kami jadi banyak pengalaman saat mengikuti uji sertifikasi, termasuk tentang keselamatan kerja," tutur Samirin di sela-sela acara.

Siang ini Menteri PUPR membagikan piagam sertifikasi untuk pekerja sekira 5000 pekerja konstruksi dari Magelang, Banjarnegara, Wonosobo, Cilacap, Purbalingga, Purworejo, Kebumen dan Banyumas. [jie]







Komentar Pembaca
Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

SELASA, 10 MARET 2020 , 08:51:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00

Walikota Semarang Hendrar Prihadi Terima Kunjungan DPRD DKI Jakarta