Curhat Hendi "Ndredeg" Saat Ditegur Jokowi Kumuhnya Tambak Lorok

Pemerintahan  SENIN, 25 MARET 2019 , 16:58:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

Curhat Hendi
RMOLJateng. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi secara blak-blakan mengaku sangat khawatir saat dirinya mendampingi Presiden Jokowi tahun 2014 lalu, berkunjung ke Kawasan Pesisir Kota Semarang, di Tambak Lorok, Kecamatan Semarang Utara.

"Masih inget mboten? Tahun 2014, Pak Jokowi melewati pasar sing apike rak karuan, lewati dalan sing mbletoke (jalannya rusak) nggak karuan, kayaknya terus ke TPI, sambil inguk-inguk (melihat-lihat)," ujar Hendi memulai curhat dan pengakuanya saat pidato peresmian Pasar Tambak Lorok, Kawasan Kampung Bahari, Kecamatan Semarang Utara, Senin (25/3).

Pria yang akrab disapa Hendi mengaku dengan perasaan deg-degan, khawatir saat ditegur Jokowi terkait kondisi kumuh Kampung Tambak Lorok kala itu.

"Waktu itu saya sudah ndredeg sudah mau didukani (dimarahi) Pak Jokowi. Pertanyaan beliau cuman satu, Pak Wali kalau kita pemerintah melihat (Tambak Lorok) seperti ini harus diapakan? Diperbaiki Pak Presiden. Nah lha kok nggak diperbaiki,? seloroh Hendi menirukan teguran Jokowi.

Politisi PDi Perjuangan ini saat itu beralasan Kawasan Tambak Lorok yang merupakan kawasan nelayan dan preman tanahnya merupakan aset PT Pelindo sehingga tidak bisa dimasukan proyeknya ke APBD maupun APBN. Sehingga, Jokowi langsung memanggil dirut Pelindo.
 
"Waktu itu, saya inget, beliau manggil Direktur BUMN nggak ada, terus Dirut Pelindo terus masuk, tik itik masuk. Ditanya, Pak Dirut, ada rencana untuk disini? Belum ada. Bisa nggak tanahnya ke pemerintah supaya bisa dikelola masyarakat? Bisa Pak," bebernya.

Sepekan kemudian, lanjut dia, datang surat dari PT.Pelindo yang menyatakan tanah seluas 60 hektar aset Pelindo bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat.

"Wah, waktu itu sudah seneng banget. Alhamdulillah, alhamdulillah, bar iki mesti aku iso mbangun Kawasan Kampung Bahari Tambak Lorok," ungkap Hendi saat itu menceritakan kegembiraannya.

"Alhamdulillah, nggak hanya dari pemerintah kota, Pak Presiden wes maringi tanah (sudah memberikan tanah PT Pelindo ke warga), dikelola pemerintah kota ijek dibangunke dermaga, rampung. RLTH (Rumah Tidak Layak Huni) rampung, (pembangunan) pasar rampung. Tapi pembangunan jalannya durung rampung (belum selesai),"akunya. [hen]


Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Membersihkan Kilang Tangki Terminal LPG

Membersihkan Kilang Tangki Terminal LPG

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 11:40:00

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 10:59:00

Revitalisasi Pasar Johar Semarang

Revitalisasi Pasar Johar Semarang

SABTU, 23 FEBRUARI 2019 , 10:51:00