PP IMI Pastikan MXGP Semarang Tetap Digelar

Olahraga  RABU, 20 MARET 2019 , 17:26:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

PP IMI Pastikan MXGP Semarang Tetap Digelar
RMOLJateng. Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) memastikan gelaran MXGP di Jawa Tengah tetap digelar di Kota Semarang.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Jenderal (sekjen) PP IMI, Jeffrey JP. Ia mengatakan memang sudah kewajiban PP IMI untuk menangani even otomotif kelas internasional.

"Hal ini juga untuk meredam permasalahan yang ada di daerah (penolakan rekomendasi IMI Jateng). Lagipula, memang wewenang PP IMI untuk even internasional," katanya melalui sambungan telepon, Rabu (20/3/2019).

Ia berujar penyelenggaraan MXGP Semarang pada 2018 lalu dianggap sukses besar.

Bahkan, MXGP Semarang mendapat penghargaan kategori salah satu pelaksanaan terbaik.

Tidak hanya itu, para rider dunia juga suka dengan arena balap di Kota Semarang.

"Kami pastikan tetap digelar di Semarang sesuai jadwal (kalender event). Saya kira semua pihak harus memikirkan untuk menyukseskan ini demi kepentingan yang lebih besar," jelasnya.

Jeffrey mengatakan bicara MXGP saat ini tidak lagi bicara kota Semarang tetapi harga diri bangsa Indonesia.

Kalaupun ada permasalahan pada penyelenggaraan sebelumnya, ia menganggap hal itu sebagai pembelajaran.

"Kami tetap mengomunikasikan agar masalah kemarin tetap selesai," jelasnya.

Benk Mintosih, Wakil Ketua PHRI Jateng mendukung MXGP kembali digelar di Kota Lumpia. Ia tidak ingin ajang motorcross dunia itu batal digelar.

"Tahun lalu semua hotel hampir penuh  semua. Kalau engga jadi, kerugianng sebut saja 1.000 kamar, dikalikan    misalnya Rp 400 ribu denga   rata rata seh lima malam," katanya.

Tidak hanya itu, ajang MXGP merupakan kesempatan kota Semarang untuk mencari perhatian dunia dan masyarakat luas.

Apalagi saat ini eranya digital dan segala berputar di dunia maya.

"Kalau insan perhotelan suka kalau pemkot bikin acara-acara yang melibatkan tamu stay di semarang. Upaya tahun lalu sudah cukup bagus. Tinggal melibatkan anak anak muda untuk ikut mempromosikan melalui sosmed," ujarnya.

Joko, terapis yang sempat menjadi pemijat atlet MXGP, pun berharap dapat dipanggil lagi jika gelaran itu kembali ada.

Ia mengatakan ajang MXGP tahun lalu menurutnya sukses, ramai dan membuat kota Semarang lebih dikenal.

"Pengennya ada lagi plus lebih bagus dari kemarin," ujarnya. [jie]






Komentar Pembaca
Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:12:00

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 19:04:00

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 21:35:00