El Shida, Grup Qasidah Asli Semarang Yang Melegenda

Lifestyle  SELASA, 19 MARET 2019 , 12:16:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD DAFI

El Shida, Grup Qasidah Asli Semarang Yang Melegenda
RMOLJateng. Grup Qosidah kenamaan asal Semarang El Shida kini langkahnya semakin luas.

Setelah cukup tenar di tanah air, El Shida mulai melebarkan sayapnya untuk menghibur jutaan penduduk yang ada di belahan bumi.

Grup ini tetap eksis di bawah pimpinan Hj Muthoharoh. Saat ditemui kediaman putrinya Dusun Getas Rt 04 Rw 05 Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Semarang dia menuturkan banyak hal.

Muthoharoh bercerita, keberhasilan grup qosidah yang saat ini dipimpin kini telah melebarkan sayap ke luar negeri.

"Tidak hanya di nusantara saja, orderan juga datang dari beberapa negara lain, sebut saja Hongkong dan Taiwan," jelasnya, Selasa (19/3).

Namun, hasil itu bukan tanpa proses. Awalnya grup tersebut juga mengalami pasang surut untuk terus memperbaiki skill punggawa Group El Shida.

Hingga pada suatu ketika Grup El Shida mulai dikenal pada 2006 yang kala itu cukup terkenal karena aksi manggungnya.

Muthoharoh bercerita, berangkat dari tujuh personil dengan tiga di antaranya sebagai penyanyi. El Shida mulai merambah dan memperkenalkan diri kepada masyarakat.

Lambat laun, Muthoharoh dan kawan-kawan mulai diminta untuk menghibur para pecinta musik islami.

Dari satu panggung ke panggung lain, satu tempat ke tempat lain, bahkan dari suatu daerah ke daerah lain mulai ia sambangi. Hingga kini di awal 2019, pihaknya sudah biasa mendapat 10-15 orderan tiap bulannya.

"Paling banter 20 kali dan ada yang sehari dua kali pentas," jelas Muthoharoh.

Ditambahkan, selama 12 tahun berkarir, hampir di seluruh penjuru nusantara sudah didatanginya. Bahkan, dalam kurun waktu empat tahun terakhir, El Shida sudah tampil ke negara-negara lain.

Menurutnya, orderan untuk mengisi hiburan diprediksi akan terus meningkat, terutama ketika musim puasa hampir tiba.

Tidak hanya itu, melalui ketekunan Muthoharoh dan kawan-kawan dalam tiga tahun terakhir, El Shida mampu mengeluarkan dua album yang dikemas pada volum 1.

Masing-masing album memiliki 10 daftar judul lagu dengan mayoritas adalah ciptaan sendiri.

Sementara pada tahun 2019 ini, Mutoharoh dan kawan-kawan bakal mengeluarkan sebuah album teranyarnya yang diperkirakan di rilis dua bulan mendatang.

Sederetan judul lagu pada volum ke-2 tersebut sudah selesai dipersiapakan di Jakarta.

Uniknya, satu tembang di antaranya mengisahkan suatu kondisi nusantara dengan beberapa musibah melanda di mana-mana. Tembang tersebut diberi judul "Negara Air Mata".

"Ditunggu saja rilisnya, semoga tembang-tembangnya bisa diterima masyarakat," jelasnya.

Di tambahkan sang perintis El Shida tersebut, selama 12 jalan pihaknya menghibur masyarakat, group yang kini sudah menjadi perhatian mutlak dirinya sudah mengalami banyak perkembangan.

Di antara perkembangan yang ada, dapat dilihat dari alat musik yang digunakan semakin lengkap.

Berawal menggunakan organ dan kendang saja, kini lantunan tembang El Shida tampil ciamik diiringi alunan seruling dan gitar.

Seiring bertambahnya waktu, personil El Shida bertambah menjadi 10 orang dengan melibatkan cucu dari sang pemimpin.

Dalam sekali pentas, El Shida biasa menghibur masyarakat selama kurang lebih tiga jam. Ketika manggung, El Shida tidak hanya membawakan tembang yang sudah dipersiapkan, namun juga menampilkan lagu-lagu berdasarkan permintaan masyarakat yang hadir.

"Kami ada lagu Dendang El Shida, Pesantrenku, Doa Seorang Ibu dan ini merupakan salah satu yang hits di kalangan masyarakat. Beberapa lainnya merupakan permintaan pengunjung yang hadir," terang Muthoharoh.

Berada pada puncak kejayaan dalam kurun tiga tahun terakhir, El Shida lebih sering tampil di daerah pantura sepanjang Jawa Timur hingga Jawa Barat.

Meski begitu, beberapa daerah di Indonesia ada yang belum pernah pihaknya datangi. Sebut saja Kalimantan, Papua dan Sumatera.

"Kami berharap El Shida tetap jaya, langgeng, dan bisa meneruskan kesenian Islami. Tentunya dengan tembang-tembang yang bisa diterima masyarakat banyak," tandasnya. [hen]

Komentar Pembaca
MIK Semar Gelar Aksi Simpatik

MIK Semar Gelar Aksi Simpatik

KAMIS, 16 MEI 2019 , 18:03:00

Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:12:00

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 19:04:00