Dikritisi Soal Apel Kebangsaan, Ini Kata Ganjar

Nusantara  SABTU, 16 MARET 2019 , 10:12:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Dikritisi Soal Apel Kebangsaan, Ini Kata Ganjar

Ganjar Pranowo/RMOL Jateng

RMOLJateng. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut mengomentari berbagai bullyan terkait Apel Kebangsaan yang diadakan Minggu (17/3/2019) besok.

Ia berujar tidak mempermasalahkan sejumlah pihak yang protes penyelenggaraan Apel Kebangsaan Kita Merah Putih.

Bahkan dirinya mengundang mereka untuk turut bergabung, bukan untuk mencaci tapi saling memuji.

Protes yang dilancarkan terkait penyelenggaraan Apel Kebangsaan Kita Merah Putih menyinggung soal pendanaan yang mencapai Rp 18 miliar.

Lalu kekhawatiran ada kampanye terselubung salah satu capres. Soal pendanaan, Ganjar Pranowo memastikan telah sesuai prosedur.

"Kami sangat transparan maka siapapun bisa melihat. Soal tidak sepakat dengan jumlah monggo. Tapi kami harus menghadirkan seluruh masyarakat di Jawa Tengah," kata Ganjar.

Soal besar atau kecilnya anggaran kegiatan, menurut Ganjar itu relatif.

Acara tersebut bakal dihadiri sampai 130.000 warga Jawa Tengah dari 35 kabupaten kota.

Namun jika ada asumsi atau tuduhan dana penyelenggaraan itu dikorupsi, itu tidak benar.

"Kalau Anda tahu, (dana) itu untuk mereka semua. Target ktia 100 ribu. Dihitung lagi ternyata 130 ribu. Yang lain asumsi, katanya mau dikorupsi. Kalau kami mau sembunyi-sembunyi nggak kami bukak kok. Makanya semua orang bisa buka, itu hebatnya (transparansi) Jawa Tengah. Makanya kita buka untuk dikritisi. Soal tidak sepakat jumlah nggak apa-apa. Tapi kita bisa jelaskan," katanya.

Terkait tuduhan kampanye terselubung, Ganjar menegaskan bahwa kegiatan ini tidak ada motivasi politik praktis meskipun diselenggarakan menjelang pemilu, apalagi untuk dukung salah satu pasangan calon presiden. Dia pun mengajak agar semua hadir, termasuk yang mengkritisi acara ini.

Ganjar menjelaskan terselenggaranya acara ini sebagai bentuk kekhawatirannya terhadap banyaknya fitnah, hoaks maupun ujaran kebencian yang terjadi, khususnya di Jawa Tengah.

Yang membuat Ganjar makin gelisah, hal-hal negatif tersebut justru tersebar saat menjelang pemilu sejak Pilgub lalu.

Makanya begitu terpilih kembali, Ganjar ingin memupuk kembali rasa persatuan di Jawa Tengah.

Namun Ganjar menyayangkan semua kritikan itu dilontarkan oleh pihak-pihak yang secara pilihan politik berbeda dengan dirinya.

Untuk meminimalisir acara tersebut dipolitisasi, juga telah diinstruksikan pelarangan membawa atribut partai.

"Memang saya sedih, di medsos (yang protes) ternyata dari satu kelompok yang kebetulan berbeda pandangan politik dengan saya. Padahal menurut saya mereka hadir pun boleh. Makanya (yang hadir) kita larang menggunakan atribut politik dan capres. Makanya ikut aja, ikut bareng agar itu kepentingan kita bersama. Yuk kita saling puji di tempat itu yuk. Menurut saya akan jauh lebih baik itu. Jadi asyik gitu," katanya.

Ganjar berharap dengan adanya kegiatan Apel Kebangsaan Kita Merah Putih itu, bisa memberikan nuansa sejuk pada Pilpres mendatang. Karena di panggung itu hanya ada satu suara, Indonesia.

"Coba lihat kita dari kampanye capres ini ada gak dua-duanya yang saling mendukung? Menunjukkan kebaikan, mengakui program masing-masing? Ada nggak? Tunjukkan saja dua kandidat ini masing-masing baik, partai-partai masing-masing baik, nggak usah menjelekkan yang lain. Kan asyik, perdebatan juga menjadi menarik," katanya.

Untuk yang mengait-ngaitkan pengisi acara dengan salah satu pasangan calon presiden, Ganjar menegaskan siapapun dilarang membawa dukungannya di atas panggung Apel Kebangsaan Kita Merah Putih.

"Ya nanti kita omongin aja, kamu bicara sebagai artis," katanya. [jie]





Komentar Pembaca
#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

RABU, 20 MARET 2019 , 21:00:00

LBH: Penetapan Tersangka Sopir Tangki Diwarnai Intimidasi
Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

SELASA, 19 MARET 2019 , 19:00:00

Foto: Kapal Panorama Nusantara Terbakar

Foto: Kapal Panorama Nusantara Terbakar

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 , 16:17:00

Pembukaan Museum OHD Magelang

Pembukaan Museum OHD Magelang

SABTU, 26 JANUARI 2019 , 17:25:00

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 10:59:00