Pekerja Kawasan Simongan Minta Dewan Revisi Perda Tata Ruang

Pemerintahan  JUM'AT, 15 MARET 2019 , 10:28:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Pekerja Kawasan Simongan Minta Dewan Revisi Perda Tata Ruang

Slamet Kaswanto

RMOLJateng. Forum Komunikasi Pekerja Simongan (FKPS) mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang segera merevisi perda 14/2011 tentang tata ruang.

Ketua FKPS Slamet Kaswanto, meminta para wakil rakyat kembali menjadikan kawasan simongan sebagai kawasan industri.

"Kawasan simongan ada 10 perusahaan, dengan jumlah pekerja mencapai 6.000an," jelasnya di kantornya, Jumat (15/3/2019)

Ia mengatakan, sejak industri di Simongan muncul 1970, perekonomian warga turut terangkat.

Slamet mencontohkan banyak warga yang menggantungkan perekonomian dari kehidupan industri kawasan simongan.

"Lihat saja banyak warga yang membuka kos-kosan, warung makan, hingga laundry. Banyak pekerja juga orang asli sini," ujarnya.

Dalam, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14/2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Semarang, kawasan Simongan merupakan kawasan bisnis dan perumahan.

Konsekuensinya, industri yang ada di kawasan itu harus pindah. Namun, hal itu bisa dicegah dengan perubahan perda itu.

"Selama ini, perda itu menjadi ketidakpastian baik pelaku industri, pekerja dan bagi masyarakat. Saya berharap kawasan simongan menjadi kawasan Industri, meski kawasan industri khusus untuk yang existing," ujarnya.

Slamet meminta pekerja hingga masyarakat Simongan dilibatkan untuk mengawal perubahan perda RT RW tersebut.
 
Ivan Risnanda, pekerja PT Pantja Tunggal Knitting Mill, juga berharap simongan masih tetap jadi kawasan industri.

Ia berharap masih bisa bekerja di Simongan, begitu juga pekerja lainnya.

"Rekan kerja saya ada yang sudah 30 tahun kerja, dapat orang sini. Semoga bisa tetap di sini," ujar pria yang sudah 10 tahun bekerja di pabrik garmen itu.[dit]


Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Membersihkan Kilang Tangki Terminal LPG

Membersihkan Kilang Tangki Terminal LPG

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 11:40:00

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 10:59:00

Revitalisasi Pasar Johar Semarang

Revitalisasi Pasar Johar Semarang

SABTU, 23 FEBRUARI 2019 , 10:51:00