Mahasiswa Udinus Kembangkan Animasi Melalui Diorama Pedesaan

Pendidikan  KAMIS, 07 MARET 2019 , 13:41:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD DAFI

Mahasiswa Udinus Kembangkan Animasi Melalui Diorama Pedesaan
RMOLJateng. Mahasiswa Program Studi Animasi Universitas Dian Nuswantoro Semarang mengembangkan animasi berjenis stop motion dengan media diorama pedesaan.

Animasi jenis tersebut memanfaatkan teknik potongan gambar yang disatukan dan menjadi gambar gerak.

Stop motion sendiri telah digunakan di beberapa animasi yang tayang di stasiun televisi tanah air dua diantaranya yakni The Lego Movie dan Shaun The Sheep.

Ketua Program Studi Animasi Udinus, Khafiizh Hastuti mengatakan teknik pembuatan animasi stop motion sama persis dengan pembuatan animasi kartun anak  film Shaun The Sheep garapan animator terkenal Nick Park.

Menurutnya, perkembangan film jenis tersebut kini sedang naik daun dan digrandrungi oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Kami menggunakan diorama buatan tangan dengan latar belakang pedesaan untuk pembuatan animasi gerak stop motion. Melalui diorama ini mahasiswa bisa lebih semangat dalam belajar dan mendalami animasi,” jelasnya, Kamis (7/3).

Ia mengatakan, Mahasiswa dibebaskan untuk mengekspresikan ekspresinya dalam pembuatan scenario animasi stop motion dengan karakter yang telah dibuat. 

Diorama yang kami ambil background pedesaan yang bisa digunakan untuk mengangkat budaya local. Karakter-karakter orang dan boneka juga telah kami siapkan. Dalam prosesnya nanti setiap adegan difoto dari gerak satu ke satunya kemudian dismabungkan menjadi satu animasi atau film,” jelasnya.

Ia menambahkan, Program studi yang berdiri sejak 2016 dan merupakan pendidikan vokasi yang konsen dalam pembuatan animasi 2 dimensi, 3dimensi, stop motion hingga animasi CGE.

Menurutnya. pendidikan yang diberikan kepada para mahasiswa lebih condong kepada praktikum yang bekerjasama dengan industry animasi tanah air.

Dikatakannya, target kedepan program studi animasi mampu berjaya di kancah internasional dan melahirkan animator ternama.

Setelah lulus, mahasiswa tak sekedar ahli dalam membuat film animasi semata, namun dapat mengelola project animasi,” tandasnya. [jie]







Komentar Pembaca
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Kerusuhan Tanah Abang, Korban Jiwa Berjatuhan
Revitalisasi Kota Lama Semarang

Revitalisasi Kota Lama Semarang

RABU, 27 MARET 2019 , 15:02:00

Festival Pameran Foto Semarang

Festival Pameran Foto Semarang

SELASA, 23 APRIL 2019 , 20:00:00

MIK Semar Gelar Aksi Simpatik

MIK Semar Gelar Aksi Simpatik

KAMIS, 16 MEI 2019 , 18:03:00