Jelajah Kebangsaan Susuri Sembilan Stasiun Dari Merak Hingga Banyuwangi

Nusantara  RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 14:01:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Jelajah Kebangsaan  Susuri Sembilan Stasiun Dari Merak Hingga Banyuwangi
RMOLJateng. PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi, 18-22 Februari 2019.

Acara ini merupakan rangkaian dari Kegiatan Gerakan Suluh Kebangsaan yang bertujuan mengajak berbagai elemen masyarakat untuk membangun kesadaran berbangsa dan bernegara dalam rangka memperkokoh NKRI.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro sampaikan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara, PT Kereta Api Indonesia (Persero) senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat memajukan dan mencerdaskan bangsa.

"Kami (KAI) selalu mendukung kegiatan yang positif demi memupuk rasa berkebangsaan Indonesia dari  masyarakat di berbagai kota di Indonesia melalui pendekatan yang ringan namun kreatif dan membumi,” jelas Edi, Rabu (20/2).

Jelajah Kebangsaan Merak-Banyuwangi diadakan di sembilan stasiun,  yang dimulai dari Stasiun Merak, Stasiun Gambir, Stasiun Cirebon, Stasiun Purwokerto, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Jombang, Stasiun Surabaya Gubeng dan berakhir di Stasiun Banyuwangi.

Kegiatannya dikemas dalam format dialog bersama para tokoh nasional  dengan para peserta yang berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama, seniman, budayawan, akademisi, dan lainnya.

Sementara tokoh nasional yang menjadi narasumber adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Moh Mahfud MD, Isteri  pertama Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid, Ibu Hj. Shinta Nuriyah Wahid dan puteri sulungnya Alissa Wahid, Sri Sultan HB X, Prof. Buya Syafii Maarif, KH Mustofa Bisri, Budayawan dan Rohaniwan Romo Benny Susetyo.

Jelajah Kebangsaan Merak-Banyuwangi akan diadakan di 9 (sembilan) stasiun yang dimulai dari Stasiun Merak, Stasiun Gambir, Stasiun Cirebon, Stasiun Purwokerto, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Jombang, Stasiun Surabaya Gubeng dan berakhir di Stasiun Banyuwangi.

"Tokoh yang hadir mengunakan  kereta api khusus untuk menempuh jarak 1.341 km dari stasiun paling barat di pulau Jawa hingga stasiun yang berada di paling timur pulau Jawa selama 5 (lima) hari perjalanan," papar Edi.

Harapannya dengan adanya kegiatan  Gerakan Suluh Kebangsaan, bisa lebih  menguatkan dan menyebarluaskan semangat positif kebangsaan Indonesia melalui jalur kereta api.

Sementara itu Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Prof. Mahfud MD sangat mengapresiasi atas kerjasamanya, dukungannya dan kepedulian KAI terhadap keutuhan dan kokohnya NKRI. 

"Harapannya kerjasama KAI dengan Gerakan Suluh Kebangsaan bisa berlanjut terus dalam kegiatan lain demi cita-cita bersama dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," pungkasnya. [jie]







Komentar Pembaca
#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

RABU, 20 MARET 2019 , 21:00:00

LBH: Penetapan Tersangka Sopir Tangki Diwarnai Intimidasi
Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

SELASA, 19 MARET 2019 , 19:00:00

Foto: Kapal Panorama Nusantara Terbakar

Foto: Kapal Panorama Nusantara Terbakar

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 , 16:17:00

Pembukaan Museum OHD Magelang

Pembukaan Museum OHD Magelang

SABTU, 26 JANUARI 2019 , 17:25:00

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 10:59:00