Pengusaha Truk: Selain Mahal, Susah Cari Montir Di Tol Trans Jawa

Ekonomi  SABTU, 09 FEBRUARI 2019 , 08:56:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Pengusaha Truk: Selain Mahal, Susah Cari Montir Di Tol Trans Jawa

Ilustrasi/dok

RMOLJateng. Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia ( Aptrindo ) Jateng menilai tarif golongan V untuk kendaraan jenis truk  terlalu tinggi.

Hal itu diungkapkan langsung oleh  Bambang Widjanarko, Wakil Ketua Aptrindo Jateng.

"Banyak pemilik truk menyerahkan sepenuhnya kepada sopir sebagai mitra kerja untuk menentukan sendiri rute yang akan dilaluinya dalam rangka mengantar barang muatan, karena sebagian besar dari kami memberlakukan sistem bagi hasil dengan sopir," katanya pada RMOLJateng, Sabtu (9/2/2019).

Ia menjelaskan, mayoritas pemilik barang tidak begitu peduli dengan waktu tempuh.

Sehingga, mereka pun tidak bersedia menambah ongkos muat sebagai tambahan agar barangnya bisa lebih cepat tiba, jika dibawa lewat jalan tol.

"Hanya beberapa jenis muatan yang ada closing time-nya seperti barang export import, buah dan sayuran saja yang sudah banyak menggunakan jalan tol," tambahnya.

Selain tarif tol yang dianggap terlalu tinggi, juga masih ada faktor lain yang membuat banyak sopir truk masih enggan menggunakan jalan tol trans Jawa.

Seperti repotnya perbaikan truk, jika terjadi kerusakan di dalam jalan tol, karena belum adanya montir, service center dan toko yang menjual suku cadang atau ban di dalam jalan tol.

Selain itu juga diduga banyak peristiwa pembegalan truk justru bermula dari rest area. Para begal masih menjadikan rest area sebagai tempat favorit untuk memulai aksinya.

"Mungkin malah ada baiknya jika tidak semua truk memilih menggunakan jalan tol, karena hal itu tidak akan membuat jalan tol terlalu padat," jelas Bambang.

Truk terpecah menjadi dua, ada yang lewat jalan tol, ada pula yang tetap menggunakan jalan arteri seperti yang sudah berjalan selama ini.

"Bukankah selama ini pemerintah juga sering kerepotan melarang truk masuk jalan tol pada waktu-waktu tertentu?," tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendukung truk logistik yang melintasi tol Trans Jawa diberikan diskon khusus.

Hal tersebut penting agar para sopir truk logistik tidak keberatan dan kembali beralih ke jalur Pantura sehingga proses pengiriman logistik semakin cepat. [jie]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Pembagian Ayam Gratis

Pembagian Ayam Gratis

RABU, 26 JUNI 2019 , 11:21:00

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

Atraksi HUT Bhayangkara ke-73 di Semarang

RABU, 10 JULI 2019 , 13:25:00

Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival 2019

RABU, 03 JULI 2019 , 20:26:00