Polisi Tangkap Gangster Cilik, LBH GP Ansor Beri Apresiasi

Peristiwa  RABU, 06 FEBRUARI 2019 , 08:22:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Polisi Tangkap Gangster Cilik, LBH GP Ansor Beri Apresiasi

69 Gangster/ist

RMOLJateng. Lembaga Bantuan Hukum  Gerakan Pemuda (LBH GP) Ansor Jawa Tengah mengapresiasi aparat kepolisian yang bertindak cepat mengamankan tindak kejahatan genk oleh anak-anak.

Direktur LBH Ansor Jateng Denny Septiviant mengatakan prilaku kejahatan yang dilakukan sekelompok anak-anak sangat meresahkan warga Semarang akhir-akhir ini. Terutama setelah video Gangs 69 viral di internet.

Kami mengapresiasi penangkapan yang dilakukan polisi. Hal ini sebagai bagian utuh peran kepolisian dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas jelang perhelatan politik 17 April 2019," terangnya Rabu (6/2/2019).

Menurut Denny, LBH Ansor Jateng juga melihat bahwa media sosial dijadikan sarana untuk melakukan glorifikasi aksi-aksi gank ini .

Ia berharap masyarakat tidak turut menyebarluaskan konten yang ada.

Disebutkan Denny, materi-materi baik berupa foto maupun video yang dibuat justru akan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Dia mengajak semua pihak dalam kasus ini menggunakan media sosial untuk membantu pihak kepolisian.

"Misalnya mengidentifikasi para pelaku agar yang belum tertangkap dapat segera ditangani pihak berwajib,"ujarnya

Kepada anggota Ansor dan Banser juga dihimbau agar turut membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Apalagi kata dia rentetan peristiwa menjelang pemilu. Sehingga lanjut dia rawan dipolitisasi serta ditumpangi banyak kepentingan.

Dikatakan Denny, yang tidak luput agar diawasi juga munculnya aksi terorisme dimana kerap memanfaatkan momentum menjelang pemilu seperti sekarang.

"Praktik kampanye hitam dan hoaks yang bisa memecah persatuan sebaiknya juga dikawal teman-teman Ansor dan Banser. Karena tren kejahatan hari ini seringkali muncul menjelang pemilu,"katanya

Denny menambahkan bermula dari gangs 69 atau Geng Brandalan Dinar Liar (Bradil) yang saat ini masih dalam pengejaran polisi berpotensi menjadi besar ketika kejahatan itu diglorifikasi melalui media sosial berbalut hoaks.

Dirinya khawatir dari tindak kejahatan itu kemudian berubah menjadi teror di masyarakat dengan menyebarkan ketakutan dan keresahan.

Karenanya kata dia anggota Ansor serta Banser diwajibkan kompak bersama Polri.

"Ansor-Banser harus memberikan kontribusi nyata membantu masyarakat dan kepolisian. Kembali menggiatkan siskamling, termasuk siskamling digital, menjaga keamanan dan jangan mudah terprovokasi," tegasnya

Sebelumnya beredar video sejumlah pemuda mendatangi warung sambil membawa senjata tajam yang diketahui anggota gangs 69. Saat ini sebanyak tiga orang telah diamankan petugas mereka ialah ZM (18), JY (22), dan AP (17).

Sementara, anggota Genk Brandalan Dinar Liar (Bradil) yang diduga bertanggungjawab atas aksi pembacokan di Semarang masih dalam pengejaran pertugas.[dit]



Komentar Pembaca
Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
Prabowo Dikepung Pendukung Di Masjid Kauman

Prabowo Dikepung Pendukung Di Masjid Kauman

JUM'AT, 15 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Perayaan Malam Natal 2018 Di Kota Semarang

Perayaan Malam Natal 2018 Di Kota Semarang

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:21:00

Pembukaan Museum OHD Magelang

Pembukaan Museum OHD Magelang

SABTU, 26 JANUARI 2019 , 17:25:00

BPBD Jateng Kirim Personil Bantu Korban Tsunami

BPBD Jateng Kirim Personil Bantu Korban Tsunami

JUM'AT, 28 DESEMBER 2018 , 09:30:00