15 Lapak PKL Sekitar Taman Indonesia Kaya Disegel

Ekonomi  SENIN, 07 JANUARI 2019 , 17:55:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

15 Lapak PKL Sekitar Taman Indonesia Kaya Disegel

Dinas perdagangan segel PKL/RMOL Jateng

RMOLJateng. Sebanyak 15 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Taman Indonesia Kaya, tepatnya di Kawasan Menteri Supeno, disegel oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang, Senin (7/1/2019) sore.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Suprawoto mengungkapkan, belasan lapak PKL disegel lantaran, lapak yang disediakan oleh Pemkot Semarang bekerjasama dengan Bank Jateng tidak secepat mungkin ditempati oleh para pedagang.

Sehingga, pihaknya memberikan waktu selama sepekan kepada para pedagang untuk segera menempati lapak tersebut. Jika melewati masa batas waktu tersebut dan lapak PKL terbengkalai, maka lapak PKL itu akan diambil oleh Pemkota Semarang kembali, dalam hal ini menjadi kewenangan Dinas Perdagangan Kota Semarang.

"Kami terus terang kecewa karena sudah diberikan lapak yang bagus dan secara cuma-cuma namun justru lapak PKL dibiarkan begitu saja atau tidak ditempati," ungkap Fajar saat memimpin penyegelan lapak di lokasi dengan pengawalan dari belasan petugas Satpol PP Kota Semarang.

Fajar menjelaskan, padahal banyak warga lainya yang sangat menginginkan sekali berjualan di area sekitar Taman Indonesia Kaya ini.

"Kami terpaksa menyegel dan meminta kepada para pedagang yang merasa lapaknya disegel dapat segera menghubungi kami (Dinas Perdagangan Kota Semarang)," ungkapnya.

Meski telah disegel, pihak Dinas Perdagangan Kota Semarang masih memberikan batas waktu satu minggu kepada para pedagang untukmenempati lapaknya.

"Jika tidak, maka lapak akan kami ambil alih dan jika tidak diurus, maka ijin lapak PKL pedagang akan kami cabut," pungkas Fajar.

Fajar menambahkan, berdasarkan data hasil pendataan Dinas Perdagangan Kota Semarang bersama Paguyuban Pedagang Taman Indonesia Kaya, di Lapak PKL sekitar Taman Indonesia Kaya terdapat sebanyak 57 pedagang.

"Namun paska dibangun dan diresmikan, hanya ada sebanyak 42 pedagang yang kembali berjualan dua bulan terakhir ini. Sehingga kami melakukan upaya penyegelan dan pendataan kembali, mana-mana pedagang yang benar-benar serius melakukan aktifitas berdagangnya di sekitar Taman Indonesia Kaya saat ini," pungkas Fajar. [jie]




Komentar Pembaca
Foto: Kapal Panorama Nusantara Terbakar

Foto: Kapal Panorama Nusantara Terbakar

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 , 16:17:00

Pembukaan Museum OHD Magelang

Pembukaan Museum OHD Magelang

SABTU, 26 JANUARI 2019 , 17:25:00

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 10:59:00