Mantan Bos Gendhis Multi Manis Dituntut Enam Bulan Penjara

Hukrim  RABU, 02 JANUARI 2019 , 14:01:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Mantan Bos Gendhis Multi Manis Dituntut Enam Bulan Penjara
RMOLJateng. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Presiden Direktur (Presdir) PT Gendhis Multi Manis (GMM) Lie Kamadjaya 6 bulan kurungan penjara.

Tuntutan ini disampaikan JPU, Karyono saat sidang lanjutan kasus dugaan gula non SNI dengan terdakwa Lie Kamadjaya di Pengadilan Negeri kelas IIB Blora, Rabu (2/1).

Dalam tuntutannya, jaksa beranggapan ada sejumlah hal yang memberatkan terdakwa, yakni terdakwa tidak mau mengakui jika produk gulanya tidak ber SNI. Padahal jaksa berkeyakinan, jika terdakwa secara sah melakukan tindak pidana berupa memproduksi gula tidak ber-SNI.

"Salah satu tuntutan yang memberatkan adalah karena terdakwa tidak mengakui jika produknya tidak ber-SNI. Sementara yang meringankan terdakwa berkelakuan baik dan belum pernah dihukum," kata Karyono saat membacakan tuntutannya di depan 3 orang majelis hakim.

Dalam tuntutannya kali ini, JPU tidak membacakan secara lengkap berkas tuntutannya. Pembacaan tuntutan dilakukan hanya pada pokok-pokok terpenting saja.

"Tuntutannya sangat tebal, jadi saya ijin membacakan pokok-pokok yang penting saja. Nanti untuk yg berkaitan saksi-saksi biar dipelajari kuasa hukumnya," terangnya.

Sidang sendiri dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dan selesai pukul 11.30 WIB. Usai sidang, Lie Kamadjaya mengaku tidak menerima tuntutan JPU. Ia akan mengajukan pledoi pembelaan dalam sidang yang akan kembali digelar Minggu depan.

"Dituntut sehari saja saya tidak terima, GMM itu sudah saya anggap anak sendiri. Besok (rabu-red) depan saya akan bacakan sendiri pledoi. Monggo diikuti kembali," katanya. [hen]

Komentar Pembaca
Foto: Kapal Panorama Nusantara Terbakar

Foto: Kapal Panorama Nusantara Terbakar

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 , 16:17:00

Pembukaan Museum OHD Magelang

Pembukaan Museum OHD Magelang

SABTU, 26 JANUARI 2019 , 17:25:00

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

Hari Peduli Sampah Nasional 2019

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 10:59:00