Merawat Literasi, Menjaga Tradisi

Budaya  RABU, 19 DESEMBER 2018 , 14:52:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Merawat Literasi, Menjaga Tradisi
RMOLJateng. Penulisan bergenre jurnalisme naratif memang sedang populer baru-baru ini. Jenis tulisan jurnalistik berbentuk seperti cerita namun menggunakan fakta dan data ini memang mulai digemari pembaca.

Untuk itu, pemuda Kudus mencoba menarasikan kota kelahirannya dalam sebuah buku berjudul Yang Asing Di Kampung Sendiri. Maka, untuk ketiga kalinya, buku ini dibedah. Kali ini dilaksanakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kudus di hotel Poroliman kemarin.

Salah satu penulis Islakhul Muttaqin menceritakan, teknik penulisan narasi ini memang baru pertama kali dia lakukan. Dia tak memungkiri prosa jurnalisme ini cukup segar dibaca. Sebab menyajikan cerita dan berita dalam satu paket.

Kami tak memungkiri banyak kekurangan dalam buku ini. Namun buku ini perlu diapresiasi sebagai buku pemantik semangat warga Kudus untuk menulis,” kata mahasiwa Psikologi Universitas Muria Kudus ini.

Editor buku Afthonul Afif mengatakan, buku yang sempurna itu tidak ada. Buku yang baik selalu mendapat kritikan dari pembacanya. Dengan kritik dan saran, dia meyakini buku itu mampu mengaduk emosi pembacanya.

Kalau orang bilang buku A baik. Bisa jadi itu hanya basa-basi. Cuma menyenangkan penulisnnya saja. Sejatinya mau bilang jelek, tetapi tidak enak,” terangnya lantas tertawa.

Pembedah buku Saiful Annas mengungkapkan beberapa kritikan dalam buku ini. Salah satunya tulisan tentang Desa Medini yang kurang data. Mengingat hanya ada dua narasumber dalam tulisan panjang ini.
 
Bahkan ada beberapa tulisan yang belum bisa mendeskripsikan tulisan dengan baik. Bisa jadi lantaran deadline penulisan yang ketat. Maka, ke depan dia berharap tulisan-tulisan selanjutnya bisa lebih baik.
Dengan demikian, dia berharap tulisan selanjutnya bisa lebih baik. Sebab tulisan jenis ini memang sedang populer dan dikembangkan.

”Kita patut apresiasi tulisan ini. Sebab hingga sekarang belum ada tulisan semacam ini di Kudus. Ini sebagai wujud merawat literasi dan menjaga tradisi di Kudus,” sarannya. [hen]
 

Komentar Pembaca
Pendukung OSO Demo KPU

Pendukung OSO Demo KPU

SENIN, 21 JANUARI 2019 , 15:00:00

Alumni Maroko Pilih Netral Dalam Pilpres

Alumni Maroko Pilih Netral Dalam Pilpres

SENIN, 21 JANUARI 2019 , 13:00:00

BENANG MERAH (EPS.164): Jokowi Main Bumerang, Prabowo Banyak Nahan
Harimau Bonbin Semarang Terlepas

Harimau Bonbin Semarang Terlepas

RABU, 05 DESEMBER 2018 , 19:34:00

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 , 15:13:00

Perayaan Malam Natal 2018 Di Kota Semarang

Perayaan Malam Natal 2018 Di Kota Semarang

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:21:00