Berprestasi Tetapi Kurang Apresiasi, Bulutangkis Di Indonesia

Opini  SELASA, 04 DESEMBER 2018 , 16:29:00 WIB

Berprestasi Tetapi Kurang Apresiasi,  Bulutangkis Di Indonesia

Ilustrasi/net

TAHUN 2018 telah memasuki penghujung tahun, dan akan berakhir juga kejuaraan-kejuaraan bulutangkis di dunia yang telah banyak digelar. Turnamen terakhir yang akan segera digelar yaitu World Tour Final yaitu Final dari rangkain World Tour yang sudah dilakukan sejak awal tahun dan digelar di berbagai tempat di dunia.

Indonesia sekarang berada di tempat kedua dari total World Tour yang dimenangkan. Dan telah menempatkan 6 wakilnya di World Tour Final di berbagai sektor yaitu Tunggal Putra, Ganda Putra, Ganda Putri, dan Ganda Campuran.

Hebat bukan? sayangnya secemerlang apapun prestasi yang ditorehkan tidak sepadan dengan apa yang di lakukan terhadap perbulutangkisan di Indonesia. Banyak kejuaraan-kejuaraan bulutangkis yang dilaksanakan tidak disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi nasional dan hanya dapat disaksikan di televisi berbayar ataupun streaming online.

Hanya beberapa kejuaraan saja yang ditayangkan di televisi nasional seperti Asian Games, Indonesia Open, Indonesia Masters, dan beberapa kejuaraan yang diadakan diindonesia saja.

Sangat berbanding terbalik perbandingannya dengan beberapa stasuin televisi di Indonesia yang menayangkan pertandingan sepakbola liga-liga di Indonesia dan liga-liga di Dunia. Memang bulutangkis merupakan cabang olahraga yang tidak sepopuler sepakbola. Bulutangkis hanya olahraga yang popular kedua setelah sepakbola.

Tetapi, bulutangkislah yang sejak dulu hingga saat ini selalu mengharumkan nama Indonesia dikancah dunia. Indonesia mempunyai julukan Negara bulutangkis. Indonesia dipercaya sebagai gudangnya pemain-pemain hebat bulutangkis dan seluruh dunia pun mengakuinya.

Indonesia pun termasuk Negara yang disebut-sebut sebagai kiblatnya bulutangkis dunia. Indonesia bersama dengan China merupakan Negara yang ditakuti jika dalam kejuaraan-kejuaraan bulutangkis karena sering menjadi juara di setiap kejuaraan.

Hal ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah, bulutangkis di Indonesia membutuhkan apresiasi di semua lini. Animo masyarakat yang cukup tinggi terhadap olahraga bulutangkis juga harus diperhatikan oleh pemerintah, dengan banyak-banyak menayangkan pertandingan bulutangkis di televisi nasional sehingga banyak masyarakat yang menyaksikannya.

Adanya penghargaan dan kerjasama terhadap perjuangan atlet, pelatih, dan legenda-legenda bulutangkis Indonesia juga harus diperhatikan. Tidak hanya diberi penghargaan ketika memenangi sebuah kejuaraan saja tetapi juga dalam hal pembinaan dan pelatihan serta fasilitas-fasilitas yang sangat berguna untuk kemajuan bulutangkis.

Pembinaan atlet bulutangkis sejak dini pun harus dilakukan oleh pemerintah, sehingga regenerasi atlet-atlet bulutangkis dapat berjalan dengan baik sehingga tidak perlu khawatir lagi ketika atlet-atlet yang sudah semakin menurun prestasi serta fisiknya karena sudah memiliki pengantinya.

Setiap Negara diberikan kelebihan oleh Tuhan untuk dikembangkan bagi kesejahteraan masyarakatnya. Indonesiapun memiliki kelebihan dalam kekayaan alam, budaya, kuliner, serta olahraga bulutangkis.

Sudah seharusnya kelebihan itu dijaga dan dikembangkan jika tidak ingin kelebihan itu diambil karena kita tidak menjaganya bersama. Bangsa ini butuh sesuatu hal yang dapat dibanggakan, dan dalam olahraga, bulutangkis lah yang selama ini telah membuat Indonesia terkenal di seluruh dunia.  

Oleh karena itu kita harus terus mendukung kemajuan perbulutangkisan di Indonesia.
Bulutangkis merupakan anugerah yang Tuhan berikan kepada negeri ini yang harus diberi apresiasi dan penghargaan oleh orang-orang yang menyatakan dia adalah Warga Negara Indonesia.

Mari kita generasi yang tidak pelit apresiasi terus mendukung dan membantu kemajuan perbulutangkisan di negeri ini agar selalu membanggakan Indonesia dikancah dunia. [***]


Alwi Tiopan Napade Harahap
Mahasiswa UNNES Semarang

Komentar Pembaca
Revitalisasi Kota Lama Semarang

Revitalisasi Kota Lama Semarang

RABU, 27 MARET 2019 , 15:02:00

Festival Pameran Foto Semarang

Festival Pameran Foto Semarang

SELASA, 23 APRIL 2019 , 20:00:00

Uji Emisi Gratis

Uji Emisi Gratis

SELASA, 23 APRIL 2019 , 15:59:00