Imbang Lawan Persatu, Persijap Juara Grup E

Olahraga  MINGGU, 02 DESEMBER 2018 , 21:59:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Imbang Lawan Persatu, Persijap Juara Grup E
RMOLJateng. Persijap Jepara memastikan diri sebagai juara grup E babak 32 besar Liga 3 Nasional setelah bemain imbang 0-0 melawan Persatu Tuban di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Minggu (2/12).

Dengan hasil ini Persijap mengantongi nilai 4 disusul Persatu Tuban dengan 2 nilai. Laga yang disaksikan 5012 pasang mata ini berjalan dalam tempo yang sedang pada babak pertama. Dan pertandingan berimbang.

Tuan rumah Persijap langsung menyerang, namun Persatu pun berusaha mengimbangi. Untuk menambah lini tengah Persatu memasukkan Ahmad Nuril Mubin menggantikan Ahmad Muzakki Zamzam pada menit ke 30. Namun  babak pertama tetap berakhir 0 - 0.

Memasuki babak kedua permainan tim tamu mulai agresif. Namun tuan rumah justru memiliki peluang lebih banyak. Tuan rumah memperkuat pertahanan dengan memasukkan  Ahmad Rifqi Revaldi menggantikan Wahyu Aji Nugroho menit ke 64.

Setelah itu memasukkan pemain naturalisasi Kevin Scheunemann menggantikan Iqbal Bahari menit ke 75 dan Dani Raharjanto menggantikan sang kapten Jufri Usemahu pada menit 84. Sedangkan tim tamu memasukkan striker Ahmad Dedi Mustofa menggantikan gelandang Muhammad Aisyi Budi Pradana menit 84. Berkat pergantian pemain ini, pada 20 menit terakhir tim tamu terus berupaya menekan laskar Kalinyamat. Namun skor kaca mata berakhir sampai peluit panjang ditiup wasit Salman dari Bandung.

Presiden klub Persijap Jepara, Esti Puji Lestari mengaku gembira meski sempat gugup menunggu peluit panjang. "Alhamdulilah kita juara grup tapi saya agak gugup kita tidak bisa bikin gol di pertandingan tadi," kata Esti usai pertandingan.

Wanita asal Sukabumi ini berharap pelatih lebih mengasah insting pemain agar penyelesaian akhir lebih baik lagi. "Saya mensyukuri hasil yang ada, semoga pada babak 16 besar kita lebih tajam dan bisa meraih kemenangan," imbuhnya.

Sementara itu Pelatih Persijap Patrick Ghigani ada beberapa pemain inti yang tidak bisa bermain karena kartu kuning. Selain itu anak asuhnya terlalu berhati-hati sehingga kurang bisa menampilkan permainan terbaik saat melawan Persatu. "Tapi saya bahagia dengan perjuangan mereka dan kita tetap juara grup," tandas pelatih asal Jerman ini. [hen]

Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Harimau Bonbin Semarang Terlepas

Harimau Bonbin Semarang Terlepas

RABU, 05 DESEMBER 2018 , 19:34:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 , 15:13:00