Asean Harus Ingat Komitmen Soal HAM

Dunia  JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 16:28:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Asean Harus Ingat Komitmen Soal HAM
RMOLJateng. ASEAN yang menjunjung prinsip perlindungan hak asasi manusia (HAM) seharusnya mampu berbuat banyak terhadap krisis Rohingya di Myanmar.

Demikian pandangan Ketua Prodi Pascasarjana Kajian Timur Tengah dan Islam Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (UI), Yon Machmudi saat dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/11).

"Ya ini harusnya kan dikembalikan kepada nilai-nilai yang dipahami universal yang diyakini oleh komunitas ASEAN itu sendiri. Nilai perlindungan HAM penting atau tidak? kalau tidak ya memang ASEAN tidak punya prioritas terhadap perlindungan HAM, tapi kalau iya itu harus ditegakkan," ujar peraih doktor Bidang Kajian Asia Tenggara dari Australian National University ini.

Sebelumnya perwakilan Indonesia untuk ASEAN Intergovernmental Commission Human Right (AICHR) Dinni Wisnu mengakui organisasi negara-negara Asia Tenggara itu lebih menitikberatkan kepada aspek promotion ketimbang protection.

"Kalau promotion kita lebih rising awareness mengembangkan pemahaman masyarakat, kalau propection kita fungsi akuntabilitas yang kita ajukan, kita bisa juga meminta informasi dari pemerintah. Nah dalam keseharian kami di AICHR ini kita formil antarnegara, anggota itu formil, fungsi kami lebih sebagai pengawal kalau bahasanya lebih fungsi pengingat, reminder," tutur Dinni dalam acara Dialog Panel Ungkap Fakta Pelangga
ran HAM, di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (14/11) lalu.


Komentar Pembaca