PSI Kota Semarang Ancam Coret Caleg Jika Tidak Ikuti Aturan Kampanye

Politik  KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 , 07:43:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

PSI Kota Semarang Ancam Coret Caleg Jika Tidak Ikuti Aturan Kampanye

Foto/net

RMOLJateng.  Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang Ferdian mengatakan, selain sanksi dari Bawaslu, PSI juga akan memberikan sanksi kepada caleg yang tidak mengikuti aturan kampanye. Sanksi yang diberikan bisa sampai pencoretan nama daftar caleg PSI untuk ikut Pemilu 2019 mendatang.

Hal itu  disampaikan Ferdian menanggapi caleg PSI Kota Semarang Nugroho Teguh Widodo Hartono yang terkena teguran tertulis dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang. Sanksi diberikan karena Teguh melakukan kampanye tanpa Surat Pemberitahuan Kegiatan (SPK) yang dikeluarkan oleh Polrestabes Semarang.

"Saya sudah baca beritanya dan langsung komunikasi dengan para caleg. Jika masih membandel (tidak ikuti aturan kampanye), kami akan berikan sanksi diskualifikasi," tegas Ferdian, Rabu (14/11).

Ferdian menjelaskan, ancaman pencoretan nama caleg dari daftar, sudah menjadi aturan partai. PSI yang merupakan partai baru harus tegas menegakkan aturan sejak awal sehingga para caleg PSI yang nantinya terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten/Kota maupun tingkatan atasnya, tetap bekerja sesuai aturan.

"Jika masih jadi caleg saja sudah seperti itu, bagaimana nanti ke depannya?" ucap Ferdian.

Ferdian membeberkan, pihaknya sudah lama memberikan informasi mengenai aturan kampanye yang disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Bawaslu kepada para caleg. Sehingga, pihaknya meyakini seluruh caleg PSI pun mengetahui aturan kampanye tersebut.

"Kami memang kecolongan atas kejadian ini. Jauh hari sudah kami sampaikan kepada teman-teman caleg mengenai aturan kampanye. Hanya saja sepertinya ada kekurangpahaman, jika kampanye dilakukan bersamaan seperti itu, apakah izinnya cukup salah satu caleg atau semua caleg harus izin. Karena sepertinya yang caleg untuk DPR RI sudah mengantongi izin dari pusat," ujar Ferdian.

Ferdian menambahkan, dirinya tidak akan mengambil pusing hal itu. Saat ini, dirinya akan fokus ke masalah internal DPD PSI Kota Semarang dan para caleg untuk DPRD Kota Semarang. Kejadian ini akan menjadi bahan pembelajaran bagi PSI agar ke depannya tidak terulang.

"Kalau masih begitu, dengan tegas akan kami diskualifikasi dari pecalegan," pungkas Ferdian. [jie]





Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Harimau Bonbin Semarang Terlepas

Harimau Bonbin Semarang Terlepas

RABU, 05 DESEMBER 2018 , 19:34:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 , 15:13:00