Usai Ditemukan, Yoni Candi Duduhan Kembali Ditimbun

Budaya  RABU, 14 NOVEMBER 2018 , 13:38:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Usai Ditemukan, Yoni Candi Duduhan Kembali Ditimbun
RMOLJateng. Tim Ekskavasi Candi Duduhan kembali menimbun yoni yang ditemukan Hari Senin (12/11) kemarin di kompleks situs Candi Duduhan.

Ketua Tim Ekskavasi dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Agustijanto Indradjaja, melalui anggota tim, Tri Subekso, mengungkap pihaknya segera menutup yoni tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan prosedur standar sebelum situs candi tersebut mendapat kepastian statusnya.

Hari ini kami timbun lagi, ini adalah prosedurnya dari kami untuk melakukannya. Yang jelas, kami sudah mendapatkan data mengenai candi dan komponen di dalamnya. Kalau sudah ada kepastian mengenai status candi, akan lebih mudah untuk dibuka lagi,” kata Tri Subekso di lokasi, Rabu (14/11).

Subekso menambahkan, ekskavasi yang bekerjasama antara PPAN bersama lembaga arkeologi Perancis, EFEO itu dilakukan sejak Hari Senin kemarin. Kata dia, saat awal ekskavasi, pihaknya menentukan dua lokasi untuk digali.

Kami memang berniat mencari pagar candi, karena itu yang bisa diperkirakan. Kemudian kami juga ingin menggali hingga dasar sumuran, karena saat kami temukan periode kemarin belum sempat digali,” ujarnya.

Subekso menerangkan, yoni yang ditemukan saat ini tergolong cukup besar yakni ukuran 1 meter. Menurutnya, yoni di Candi Duduhan ini hampir sama dengan yang terletak di Cangkiran, Mijen.

Ukurannya cukup besar, 1 meter. Hampir sama dengan yang di Cangkiran,” tegasnya.

Tak hanya itu, Subekso juga mengatakan jika kondisi yoni tersebut berada di dasar Sumuran Candi. Meski demikian Subekso tidak berani mengambil kesimpulan alasan posisi yoni berada tertimbun di dasar sumuran.

Banyak faktor ya, cuma memang aneh kenapa yoni ini bisa terletak di situ dengan posisi demikian. Tapi kami belum berani menduga faktor-faktor tertimbunnya Yoni,” tutur dia.

Subekso berharap, saat ini pihaknya dapat segera merampungkan pemetaan situs candi. Bagi dia, semakin cepat pemetaan tersebut, akan semakin cepat pula upaya rekomendasi kepada Tim Ahli Cagar Budaya dan dinas terkait.

Ya harapannya cepat selesai. Biar bisa kasih rekomendasi dan diajukan ke pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota Semarang,” pungkas dia. [hen]

Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Harimau Bonbin Semarang Terlepas

Harimau Bonbin Semarang Terlepas

RABU, 05 DESEMBER 2018 , 19:34:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 , 15:13:00