Masuki Musim Hujan, Dinkes Semarang Himbau Masyarakat Waspada Nyamuk Demam Berdarah

Kesehatan  RABU, 07 NOVEMBER 2018 , 18:51:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Masuki Musim Hujan, Dinkes Semarang Himbau Masyarakat Waspada Nyamuk Demam Berdarah
RMOLJateng. Dinas Kesehatan Kota Semarang meminta kepada masyarakat agar mewaspadai persebaran nyamuk Aedes aegypti.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Semarang, Mada Gautama mengimbau agar masyarakat dapat memeriksa setiap genangan air yang mungkin timbul akibat hujan.

Itu salah satu cara untuk mengurangi pertumbuhan nyamuk Aedes aegypti. Kalau pertumbuhannya dapat ditekan, potensi demam berdarah juga dapat ditekan,” kata dia, di Hotel Novotel Semarang, Rabu (7/11).

Dia menambahkan, nyamuk Aedes aegypti suka bertelur di air yang jernih. Jadi, lanjutnya, jika masyarakat melakukan kerja bakti jangan hanya membersihkan selokan drainase saja. Menurutnya, nyamuk Aedes aegypti tidak berkembang biak di air kotor atau sudah terkena tanah.

Diperiksa juga vas bunga, dispenser, bagian belakang kulkas, atau tempat bendera. Biasanya tidak kelihatan, tapi berpotensi jadi sarang nyamuk,” tegasnya.

Lebih jauh, Mada menerangkan  Kota Semarang berhasil terus mengurangi penderita demam berdarah setiap tahunnya.

Dari data Dinkes Semarang, penderita demam berdarah di Kota Semarang tahun 2016 sebanyak 448 orang, tahun 2017 sebanyak 299 orang, 2018 sampai bulan September ada 68 orang. Tahun 2017 ada 8 penderita demam berdarah yang meninggal dan tahun ini hingga bulan Oktober ada 1 penderita yang meninggal.

"Program pemberantasan sarang nyamuk banyak sekali, jadi di Kota Semarang dikeroyok semua. Tahun ini 1 yang meninggal, semoga tidak bertambah," tandas Mada. [jie]




Komentar Pembaca
Panen Musim Pancaroba

Panen Musim Pancaroba

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 , 10:57:00

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

SABTU, 13 OKTOBER 2018 , 13:18:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00