Forkopimpda Dan Ormas Islam Blora Ikrar Jaga Perdamaian

Nusantara  JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 19:09:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Forkopimpda Dan Ormas Islam Blora Ikrar Jaga Perdamaian

Foto/RMOL Jateng

RMOLJateng. Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Blora bersama sejumlah ormas Islam Jumat (2/11) berikrar melakukan deklarasi damai untuk selalu menjaga kondusivitas yang ada.

Mereka berkomitmen tidak akan terprovokasi kasus pembakaran bendera berlambang tauhid yang terjadi di kabupaten Garut beberapa waktu lalu.

Deklarasi damai digelar di pendopo rumah dinas bupati dengan dipimpin langsung oleh Bupati bupati, Djoko Nugroho, dengan dihadiri oleh wakil Bupati Blora Arif Rohman, Kapolres Blora AKBP Saptono, Kasdim 0721/ Blora Mayor Kav. Hiyasintus Waleng,  Ketua Pengadilan, Kajari Blora, Banser, Kokam serta Furkopimcam Se- Kabupaten Blora.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, pertemuan diselenggarakan untuk menyamakan persepsi tentang isu nasional yang terjadi sekarang ini.

Sebagai upaya menangkal berbagai informasi berita Hoax, provokasi dan Isu Sara yang ramai di berbagai media sosial yang sangat meresahkan masyarakat.

"Kita patut bersyukur, karena pada kesempatan ini, kita bisa berkumpul duduk bersama dari berbagai elemen bangsa dalam perasaan aman dan tentram. Seperti tema pada kesempatan kali ini Ormas Islam Bersatu, Indonesia Maju” itulah tujuannya,” ujar Bupati.

Dari hasil rapat koordinasi yang digelar di kantor Kemenag Kab. Blora beberapa hari yang lalu. Kata Bupati, telah disepakati bersama untuk menjaga kondusifitas agar Kabupaten Blora tetap guyub dan rukun. Kalaupun ada isu nasional kita serahkan kepada aparat penagak hukum.

"Saya menghimbau kepada FKUB, NU, Muhammadiyah, LDIIm, Banser, Kokam dan ormas lainnya untuk tidak terprovokasi berita negatif dan tetap menjaga kondusifitas serta menahan diri," pinta Bupati Djoko.

Bupati juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan berita hoax melalui media sosial, yang dapat memicu permasalahan dan kegaduhan serta keresahan masyarakat.

"Saya harap masyarakat bisa menahan diri dalam menggunaan media sosial dengan bijak. Jangan sebarkan informasi yang dapat menimbulkan hal - hal yang tidak di inginkan," pinta Bupati. [jie]




Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Harimau Bonbin Semarang Terlepas

Harimau Bonbin Semarang Terlepas

RABU, 05 DESEMBER 2018 , 19:34:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 , 15:13:00