Ganjar Ingatkan Pentingnya Membangun Investasi Kesadaran Anti Korupsi Setiap Hari

Pemerintahan  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 15:50:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

Ganjar Ingatkan Pentingnya Membangun Investasi Kesadaran Anti Korupsi Setiap Hari

Ganjar Pranowo/RMOL Jateng

RMOLJateng. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan pentingnya membangun investasi kesadaran anti korupsi setiap hari. Pasalnya, upaya KPK untuk mencegah dan melakukan penindakan anti korupsi tidak ada hentinya. Namun, tindak pidana korupsi masih saja terjadi.   

"KPK ini tidak kurang-kurang bekerja, paling-paling ujungnya yang terjadi kena OTT semua. Saya beruntung ini tahun ke 5 saya. Pelayanan perijinan, pendidikan, Unit Layanan Pengadaan (ULP), mitigasi kita tahu-tahu naik jabatan, kecopot jebret ! Rame. Membangun kesadaran penting investasinya playday (setiap hari tanamkan) antikorupsi," tegas Ganjar saat acara Road Show Bus KPK di Halaman Gedung Moch Ikhsan Balaikota Jalan Pemuda, Kota Semarang, Kamis (11/10). 

Ganjar juga menyindir, sesuai dengan sebuah tarian yang dilakukan anak-anak SMP Negeri 12 Semarang bertemakan tentang membersihkan sampah. Tarian tersebut menurut Ganjar merupakan gambaran jika 'resik-resik' diartikan sebagai upaya untuk membersihkan pemerintahan dari korupsi.

"Pokoke piye dolanan anti korupsi wong-wong biar bisa makjleb membangun kesadaran. Tari yang disajikan tadi selain menjadi hiburan juga bagus, intinya resik-resik, bersihnya hati, kelakuan harus diimplementasikan di pemerintahan. Sampeyan orak entuk tagihan setoran seko aku mesti tidure nyenyak. Kalau sudah itu problemnya internal," ujar politis PDI Perjuangan ini.

Apalagi, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di jajaran ASN Pemkot Semarang sudah dinaikan fantastis nilainya. Termasuk budaya setoran kepada atasan juga sudah dihilangkan. Sehingga mau tidak mau pemerintahan terpercaya dan akuntable harus diwujudkan di lingkungan Pemkot Semarang.

"Saya juga berpikir, masak TPP provinsi kalah dengan kota TPP-nya? Ngeri je, ini soal indeks perkembangan ekonomi, setelah tak cek memang bener. Sampeyan kelola baik dapat feedback juga baik, ora jaluki setoran, tapi TPP-ne nyamleng. Layani masyarakat dengan mudah cepat, yang mengukur kinerja pemerintah ya apa kata rakyat. Tarik ke dalam yang menjadi inti adalah pemerintahan terpercaya dan akuntable," ujar suami Siti Atikoh Supriyanti ini.

Ganjar menyatakan, salah satu upaya mewujudkan pemerintahan akuntable dengan cara menerapkan beberapa metode dan sistem yang mempersempit ruang gerak terjadinya korupsi seperti menerapkan pelayanan melalui aplikasi. 

"Caranya, e-planing katakan Kota Semarang diambil (sebagai pilot project), e-budgeting Kota Surabaya kita dorong (sebagai pilot project) agar acara kita netes dari visual, kita harus investasi luar biasa untuk membangun," ungkap pria berambut putih ini. 

Bahkan, Ganjar menambahkan jika dirinya Rabu (10/10) malam didatangi oleh pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang berkeliling seluruh provinsi. Mereka intinya menanyakan kerjasama apa yang bisa dilakukan antar propinsi. Bagi Ganjar, pemerintahan yang baik yang tidak korupsilah sebagai fundamen seluruh bagian. [jie]




Komentar Pembaca
PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

RABU, 17 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Panen Musim Pancaroba

Panen Musim Pancaroba

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 , 10:57:00

Foto Dampak Kenaikan Dolar Terhadap Harga Pangan

Foto Dampak Kenaikan Dolar Terhadap Harga Pangan

JUM'AT, 07 SEPTEMBER 2018 , 16:34:00

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

SABTU, 13 OKTOBER 2018 , 13:18:00