Lemahnya Rupiah Menjadi Berkah Bagi E-Commerce

Ekonomi  KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 19:55:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD DAFI

Lemahnya Rupiah Menjadi Berkah Bagi E-Commerce

Foto/RMOL Jateng

RMOLJateng. Pelemahan rupiah saat ini menjadi berkah bagi industri e-commerce lokal yang nilai ekspornya menjadi lebih baik.

Ketua Asperindo Jawa Tengah, Toni Winarno menyebutkan, Pelemahan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak selamanya mendatangkan masalah bagi kegiatan bisnis. Faktanya, emiten-emiten yang memiliki orientasi ekspor tetap bisa meraup keuntungan.

"Menguatnya dolar pasti berpengaruh, terutama barang impor, karena nilai tukar kita jadi turun. Namun ini ternyata jadi berkah pula bagi yang ekspor, sekarang ada perusahaan e-commers kita yang ekspor ke Amerika yang nilainya menjadi bagus," kata Tono, saat ditemui RMOLJateng di HCI Convetion Semarang.

Menurutnya, industri e-commerce lokal tersebut setiap bulannya bisa mengekspor 1.500 peace aksesoris handphone selama satu bulannya.

Toni menambahkan, supaya keuntungan pengusaha dalam negeri bisa naik, pemerintah perlu mendukung dengan menyediakan bahan baku dari dalam negeri. Saat ini dikatakannya, beberapa pelaku indutri lokal masih terkendala bahan baku sehingga terpaksa impor.

"Pemerintah dari dulu semestinya mendorong tersedianya sumber bahan baku yang impor agar tersedia di dalam negeri, karena jika impor dilarang sumber tidak ada, sehingga harus di dorong," tutupnya. [jie]





Komentar Pembaca
Bunga untuk Veronica Tan

Bunga untuk Veronica Tan

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 17:00:04

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

Pameran Dirgantara Penerbad Semarang

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 10:58:00

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

Kirab Budaya Lereng Gunung Prau Temanggung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 13:30:00

Aktifitas Petani Tembakau

Aktifitas Petani Tembakau

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:44:00