Rupiah Melemah, REI Evaluasi Harga Properti

Ekonomi  KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 14:17:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD DAFI

Rupiah Melemah, REI Evaluasi Harga Properti

Foto/RMOLJateng

RMOLJateng. Perusahaan properti akan melakukan evaluasi harga rumah menyusul naiknya harga sejumlah bahan bangunan yang mulai naik, seperti besi dan semen. Kenaikan bahan bangun tersebut merupakan dampak melemahnya nilai tukar rupiah.

Wakil Ketua Bidang Promosi, Humas dan Publikasi DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah, Dibya K Hidayat mengatakan, evaluasi harga properti dilakukan setelah melihat kondisi mata uang rupiah yang belum bangkit sehingga harga-harga bahan baku impor turut naik.

Kita dalam waktu dekat akan menyikapi pelemahan rupiah, kedepan akan ada revisi harga,” kata Dibya, saat ditemui RMOLJATENG di Mall Ciputra, Rabu (13/09/2018)

Dibya menjelaskan, kontribusi besi dan semen dalam membangun sebuah rumah hampir 40%, sehingga ketika melihat harga kedua bahan baku yang sudah naik, maka pengembang  harus menaikan harga jual rumah.

Bahan bagunan yang terpengaruh dolar akan beranjak naik, apalagi yang ada kandungan bahan baku impor seperti besi dan semen yang pasti akan naik,” jelasnya.

Dia berharap, naiknya bahan material impor tidak diikuti pula bahan bangunan lokal seperti batu bata, pasir, dan batu. Jika semua harga naik, maka sudah otomatis harga properti akan naik. Padahal ungkapnya, ketika harga properti sudah naik maka tidak bisa diturunkan lagi.

Rumah kalau sudah kita naikkan misal 10% dan tiba-tiba dolar turun lagi. Harga rumah tidak akan bisa turun,” tutupnya.[dit]





Komentar Pembaca
Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

Salat Jenazah Ustad Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:12:00

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

Kiriman Bunga untuk KPU Jateng

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 19:04:00

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

Konsolidasi Keamanan Jelang Lebaran

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 21:35:00